RADAR JOGJA - Taman Nasional Alas Purwo, yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan salah satu tempat wisata yang menawarkan pesona alam dan budaya yang memukau.
Taman nasional ini memiliki luas 43.420 hektare dan merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, termasuk banteng Jawa, rusa, dan merak.
Alas Purwo menawarkan berbagai kegiatan wisata, seperti trekking, camping, birdwatching, dan safari.
Pengunjung juga dapat mengunjungi situs-situs budaya yang menarik, seperti Pura Giri Selaka dan Situs Kawitan, yang diyakini sebagai tempat pertapaan Mpu Baradah.
Taman Nasional Alas Purwo memiliki berbagai ekosistem, seperti hutan hujan dataran rendah, hutan bambu, hutan mangrove, dan padang rumput.
Pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang luar biasa, seperti pantai yang indah, tebing karang terjal, dan perbukitan hijau.
Dilangsir dari Banywangi Bagus, Alas Purwo yang berarti "hutan pertama", diyakini sebagai tempat awal mula kehidupan di Pulau Jawa.
Konon katanya tempat ini menjadi tempat pertapaan para leluhur dan raja-raja Majapahit.
Alas Purwo juga terkenal dengan cerita mistis dan legenda, seperti keberadaan istana jin dan makhluk halus yang di percaya masyarakat berada di dalam hutan tersebut.
Situs Kawitan adalah situs peninggalan kerajaan Majapahit yang ditemukan pada tahun 1967.
Di tempat ini terdapat bongkahan batu bata besar yang diyakini memiliki kekuatan magis.
Di dekat situs Kawitan terdapat Pura Giri Selaka, yang menjadi tempat ritual keagamaan bagi umat Hindu.
Setiap tahun, ratusan bahkan ribuan umat Hindu dari Bali dan Banyuwangi mengunjungi pura yang terletak di tengah Alas Purwo.
Pada tanggal 1 Suro dan saat bulan purnama, banyak warga yang datang untuk bersemedi, mencari wangsit, atau melakukan lelaku gaib.
Alas Purwo pun diyakini sebagai tempat paling angker di Pulau Jawa.
Editor : Bahana.