Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komunitas Sketsa Pulang Kerja Jogja Fasilitasi Orang Lintas Usia Dengan Hobi yang Sama

Fahmi Fahriza • Minggu, 20 April 2025 | 15:00 WIB

 

FOKUS: Anggota Komunitas Sketsa Pulang Kerja saat menggambar dan berkumbul bersama setiap Rabu.
FOKUS: Anggota Komunitas Sketsa Pulang Kerja saat menggambar dan berkumbul bersama setiap Rabu.
 

JOGJA - Individu dengan latar belakang, usia, dan jenis kelamin berbeda rutin berkumpul untuk membuat skektsa dan menggambar bersama. Mereka adalah orang-orang yang tergabung dalam Komunitas Sketsa Pulang Kerja (SPK) Jogja.

 

Admin dan penanggung jawab SPK Jogja Nadya Tifani menjelaskan, SPK terbentuk sejak 2015. Berawal dari Kota Bandung, Jawa Barat. Awalnya, inisiatif SPK hadir dari dua pendiri yang ingin mencari suasana dan hal baru setelah lelah bekerja.

 Baca Juga: Persib Bandung 2-1 Bali United, Pangeran Biru Merestorasi Keunggulan Tujuh Poin di Puncak Klasemen BRI Liga 1

Mulanya, hanya grup kecil menggambar bersama yang dilakukan dari kafe ke kafe. Akhirnya SPK melebarkan sayap ke Jogjakarta, dan beberapa kota besar lain di Indonesia. 

 

"SPK masuk ke Jogja sekitar 2016 atau 2017. Waktu itu adik dari salah satu penggagas SPK pindah ke Jogja, dan secara organik terbentuk sampai sekarang," katanya pada Radar Jogja Jumat (18/4).

 

FOKUS: Anggota Komunitas Sketsa Pulang Kerja saat menggambar dan berkumbul bersama setiap Rabu.
FOKUS: Anggota Komunitas Sketsa Pulang Kerja saat menggambar dan berkumbul bersama setiap Rabu.

Oleh karena itu, SPK juga ada di Surabaya, Depok, Bekasi, Jakarta, Tangerang, Solo, dan Semarang. "Jogja jadi salah satu kota pertama. Dari yang tadinya ikut di Jogja, beberapa pindah ke kota lain, dan menjalankan SPK di kota-kota tersebut," bebernya.

 

SPK sendiri memiliki kegiatan pertemuan rutin membuat sketsa dan menggambar bersama setiap Rabu malam. Untuk lokasinya, berpindah setiap minggunya. Mulai dari kafe, hingga beberapa ruang publik. "Menggambarnya fleksibel, ada yang konvensional di kertas. Atau secara digital di laptop atau tablet," ulasnya.

 

Dia menekankan, SPK membuka pintu sebesar-besarnya bagi setiap orang yang ingin bergabung. Baik mereka yang sudah memiliki dasar kemampuan menggambar, atau yang baru ingin belajar. "Sifatnya tidak terikat, bagi yang mau join langsung saja. Tidak ada beban biaya atau registrasi sama sekali," ujarnya.

 

Menyoal usia yang terlibat di SPK, Nadya menuturkan, ada anak sekolah usia SMP sampai para pekerja. "Untuk usianya paling banyak itu antara 19 sampai 30 tahun," lontarnya.

 Baca Juga: Sudah Ganti Pelatih, Tambah Pemain hingga Kembali ke MagIS, PSS Sleman Tetap di Dasar Klasemen Liga 1

Secara keanggotaan, grup chat SPK Jogja sendiri sudah lebih dari 200 orang. Namun, untuk pertemuan setiap Rabu, biasanya dihadiri antara 20-30 orang. "Waktu itu pernah cukup ramai sampai 60 orang. Dominan yang hadir itu mahasiswa," urainya.

 

Nadya sendiri sudah bergabung dengan SPK sejak 2017. Dia mengaku banyak mendapat pengalaman dan berbagai ilmu baru. Salah satu yang paling disukainya adalah, bisa bertemu banyak seniman dan orang-orang kreatif. "Bahkan saya memutuskan untuk memilih jurusan kuliah karena influence dari SPK itu," tutur Nadya yang kini berstatus mahasiswa Seni Rupa UNY.

 Baca Juga: Pelebaran Jalan Bantul Sepanjang 920 Meter Siap Dimulai Mei, Gelontorkan Rp 17 Miliar: Pengerjaan Ditarget Selesai Akhir Tahun

Nadya menyampaikan, saat ini SPK Jogja tengah menyiapkan sebuah pameran gambar yang dilangsungkan pada awal Mei mendatang. Selain menampilkan karya para anggota, pameran tersebut juga memungkinkan masyarakat umum untuk terlibat. Sebagai partisipan dan dapat menampilkan karya mereka.

 

"Pamerannya akan berlangsung pada 1-7 Mei. Lokasinya di Bolo Space Jogjakarta," tandasnya. (iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Individu #Lelah Bekerja #sketsa #komunitas #menggambar #latar belakang #Komunitas SPK Jogja #spk #Komunitas Sketsa Pulang Kerja #Jogjakarta #organik #Jogja