RADAR JOGA - Penghapus atau setip motif bendera negara dulu sangat banyak diminati para siswa sebagai pelengkap keperluan alat tulisnya. Seiring perkembangan zaman, barang itu kini sudah tidak terlihat lagi di toko-toko alat tulis. Bahkan penghapus jenis ini telah hilang dari peredaran penjualan alat tulis.
Di barisan alat tulis dalam etalase toko alat tulis Mahkota di Kota Jogja, juga sudah tidak ditemukan penghapus dengan motif bendera. Di dalam etalase tersebut hanya terdapat penghapus yang digunakan siswa-siswi sekolah pada umumnya.
"Kalau sekarang yang banyak dicari ya merk pada umumnya, ada stadler atau faber castle. Kalau yang itu sudah tidak ada," ujar pemilik toko alat tulis, Rohmaningsih kepada Radar Jogja, kemarin (27/4).
Sambil mengingat kapan terakhir tokonya menjual barang itu, Rohmayani juga membersihkan barang-barangnya dengan kemoceng warna coklat. Toko itu sudah berdiri sejak 1996 dan sampai sekarang masih eksis menjual berbagai macam alat tulis. "Dulu barangnya sangat lengkap, tapi sekarang daya belinya turun," ungkapnya.
Ia masih ingat penghapus motif bendera banyak beredar pada tahun 1998 hingga 2000-an. Pada tahun itu tokonya banyak dikunjungi oleh para siswa. Stok produk itu pun laku keras.
"Dulu banyak peminatnya. Berbaregan dengan itu juga saya nyetok yang motif abjad. Harganya cuma Rp 1.000 atau malah tidak sampai kalau tidak salah," jelasnya.
Pembeli produk tersebut kebanyakan anak-anak di bangku sekolah dasar atau SMP. Menurutnya, siswa SMA jarang membeli setip ini karena memang lebih cocok untuk anak SD atau SMP. "Kalau anak SMA sudah tidak suka. Saya dulu langsung disetori oleh salesnya dari Jakarta," bebernya.
Jenis penghapus itu motifnya macam-macam, yang intinya bermotif bendera negara-negara di dunia. Toko Mahkota di Jalan Kusumanegara Timur ini dulu juga menjadi langganan guru-guru SMPN 8 Jogja. "Sekarang konsumenya hilang. Sekitar tahun 2008 sudah tidak ada. Salesnya juga sudah tidak setor," katanya.
Baca Juga: Destinasi Wisata Wajib di Jogja! Wisatawan Dibuat Tergila-gila dengan Spot Foto Instagramable dan Sunset Romantis!
Sejalan dengan itu, salah satu pemilik toko alat tulis di kawasan sekitar UNY Rico menyampaikan dirinya mulai berjualan alat tulis sekitar tahun 2008. Saat mulai berjualan ia sudah tidak menjual penghapus motif bendera.
"Saya dulu cuma nemoni tapi tidak menjual karena sudah sulit dicari. Di sini kan juga yang beli kebanyakan mahasiswa, jadi yang laku ya yang merk umum," ujarnya. (oso/laz)