Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bagian dari Kearifan Lokal, Rice Cooker Tak Bisa Buka Tutup

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 28 Januari 2024 | 14:00 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Air tajin atau air rebusan beras memiliki reputasi bagus sebagai obat tradisional. Bahan alami warisan nenek moyang itu ternyata masih relevan digunakan di zaman now.


Guru Besar Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Heddy Shri Ahimsa-Putra MA, M.Phil mengatakan, dari perspektif budaya, air tajin bagian dari kearifan lokal. "Pengetahuan masyarakat Jawa, karena makanan pokoknya nasi. Dari kearifan lokal itu mereka tahu air tajin menyehatkan, terutama untuk bayi atau sembelit," katanya kepada Radar Jogja (26/1).


Nah, kalau bayi diberi air tajin itu air maka BAB-nya lebih lancar. Air tajin juga bisa digunakan sebagai pengganti jika ada masalah dengan ASI (air susu ibu). "Istilahnya (air tajin) bisa menjadi suplemen dan itu cocok sekali," ujarnya.


Profesor kelahiran 1954 ini menerangkan, air tajin tidak seperti bubur, karena biasanya mendapat penolakan saat dikonsumsi bayi. Ketika bayi diberi air tajin bisa langsung menelan.


"Karena tingkatannya kalau dewasa nasi, lebih lunak bubur dan lebih lunak lagi air tajin itu," ucapnya.
Apakah semua jenis beras air tajinnya memiliki khasiat? Alumni Rijksuniversiteit Leiden di Belanda itu berpendapat, air tajin yang bagus berasal dari beras tradisional.


"Kenapa sekarang air tajin kurang populer karena mungkin sekarang (jenis) beras macam-macam. Ada kemungkinannya seperti itu," ungkapnya.


Jenis beras tradisional yang dimaksud adalah padi dengan masa panen berumur panjang, seperti Rojolele. "Tapi kalau soal rasa, beras tradisional jelas berbeda, lebih enak," ujarnya.


Ia mengakui popularitas air tajin sekarang memudar seiring dengan perkembangan zaman. Tidak banyak dikenal oleh ibu-ibu zaman now. "Dulu kalau masak pakai alat tradisional, sekarang pakai rice cooker nggak bisa buka tutup," terangnya. (gun/laz)

Editor : Satria Pradika
#UGM #oldies #obat tradisional #ASI #manfaat air rebusan beras #air tajin