RADAR JOGJA - Fenomena unik minim pancaran sinar matahari di Wotawati, Pucung, Girisubo akan dijadikan sebagai tempat wisata minat khusus. Sumber daya manusia (SDM) setempat sedang disiapkan, sementara dari pemerintah mulai suport dengan anggaran.
Carik Pucung Eko Sujarno mengatakan, dibanding daerah lain Padukuhan Waotawati memiliki perbedaan mencolok. Pertama, secara geografis penduduk tinggal di lembah Bengawan Solo Purba."Terdiri dari empat RT, dan dihuni sebanyak 80 Kepala Keluarga (KK)," kata Eko Sujarno Jumat (22/12).
"Mulai dipetakan potensi, pengelolaan UMKM, ini nantinya yang akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di Wota Wati," ungkapnya.
Menurutnya, kunjungan dari kemenkeu untuk melihat kesiapan pembangunan wilayah Padukuhan Wotawati yang akan dikembangkan sebagai desa wisata. Pembangunan kawasan ini akan menggunakan dana yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais). (gun/pra)
Editor : Heru Pratomo