RADAR JOGJA - Mitos suara tokek telah menjadi bagian dari budaya Indonesia yang sangat dipercaya oleh masyarakat.
Hewan yang dikenal dengan suara khas 'tokek' ini telah dikaitkan dengan berbagai arti dan makna yang berbeda-beda, tergantung pada jumlah dan waktu suara yang dihasilkan.
Berikut berbagai mitos suara tokek yang tersebar di masyarakat Indonesia:
1. Mitos Suara Tokek Berdasarkan Jumlah
Mitos suara tokek yang paling umum dipercaya adalah bahwa jumlah suara yang dihasilkan dapat memprediksi masa depan.
Berikut beberapa contoh mitos suara tokek berdasarkan jumlah suara:
- 1 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Sida Karya', artinya pemilik rumah akan sukses dalam pekerjaan.
- 2 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Nemu Asih', artinya penghuni rumah akan saling mengasihi satu sama lain.
- 3 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Suwung Kepanggih', artinya seseorang akan merasa atau menemui kesepian.
- 4 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Menemuredut', artinya pemilik akan mendapatkan kesusahan.
- 5 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Sangging Suka', artinya pemilik rumah akan menemukan kebahagiaan.
- 6 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Sengkala Gering', artinya pemilik harus berhati-hati terhadap malapetaka.
- 7 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Nemu Ayu', artinya pemilik rumah akan mendapatkan kebaikan.
- 8 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Ala Gering', artinya pemilik rumah harus berhati-hati terhadap keburukan yang akan menimpanya.
- 9 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Sengsara Bara', artinya sengsara yang tidak ada habisnya.
- 10 Kali: Dikenal dengan sebutan 'Wiryaguna', artinya pemilik rumah akan menjadi sangat berguna di masyarakat.
2. Mitos Suara Tokek dan Kebahagiaan
Selain mitos suara tokek yang terkait dengan prediksi masa depan, ada juga mitos yang terkait dengan kebahagiaan.
Misalnya, suara tokek 5 kali dipercaya sebagai pertanda kebahagiaan, sedangkan suara 7 kali dipercaya sebagai pertanda kebaikan.
3. Mitos Suara Tokek dan Kesusahan
Sebaliknya, ada juga mitos suara tokek yang terkait dengan kesusahan.
Misalnya, suara tokek 4 kali dipercaya sebagai pertanda kesusahan, sedangkan suara 6 kali dipercaya sebagai pertanda malapetaka.
4. Mitos Suara Tokek dan Keburukan
Ada juga mitos suara tokek yang terkait dengan keburukan.
Misalnya, suara tokek 8 kali dipercaya sebagai pertanda keburukan yang akan menimpanya.
5. Mitos Suara Tokek dan Kebangunan
Terakhir, ada juga mitos suara tokek yang terkait dengan kebangunan.
Misalnya, suara tokek 10 kali dipercaya sebagai pertanda kebangunan, artinya pemilik rumah akan menjadi sangat berguna di masyarakat.
Berbagai arti dan makna yang terkait dengan suara tokek telah dikaitkan dengan berbagai aspek kehidupan, termasuk kebahagiaan, kesusahan, keburukan, dan kebangunan.
Tetapi itu semua tergantung kepercayaan masing - masing pribadi manusia, dan mitos suara tokek telah menjadi bagian dari budaya Indonesia yang sangat dipercaya oleh masyarakat.
Editor : Meitika Candra Lantiva