JOGJA - Peran kepemimpinan di PSIM Jogja mengalami dinamika pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Bek asal Argentina Franco Ramos Mingo kini lebih sering dipercaya sebagai kapten utama dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, ban kapten identik dengan Reva Adi Utama. Namun seiring perubahan komposisi tim dan keputusan teknis, Reva lebih banyak memulai laga dari bangku cadangan, sehingga peran kepemimpinan di lapangan beralih ke Franco Ramos sepenuhnya.
Bagi Franco, kepercayaan itu menjadi bentuk apresiasi atas profesionalisme yang ia tunjukkan sejak bergabung dengan PSIM di awal musim. Ia tidak menyangka bisa memegang peran penting dalam waktu singkat, mengingat ini merupakan musim pertamanya berkarier di Indonesia.
"Rasanya luar biasa. Saya menjadi kapten itu keputusan staf dan manajemen. Saya sangat senang karena itu menunjukkan profesionalisme saya," ujar Franco, Selasa (28/4).
Penunjukan Franco sebagai kapten tidak hanya mencerminkan kebutuhan tim di lapangan, tetapi juga menunjukkan peran sentralnya dalam menjaga stabilitas lini belakang.
Sejauh ini dari total 29 pertandingan yang sudah dijalani PSIM, Franco bermain sebanyak 25 pertandingan, dengan torehan 4 gol dan 1 assist. Ia harus absen di 4 pertandingan musim karena hukuman suspensi kartu yang diterimanya.
Sebagai bek tengah, ia menjadi salah satu figur kunci dalam mengorganisasi pertahanan sekaligus memberikan instruksi kepada rekan setim.
Meski demikian, Franco menilai kehadiran banyak pemain bertahan berkualitas di dalam skuad justru menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim. Ia melihat persaingan internal sebagai hal positif yang mendorong setiap pemain untuk tampil maksimal.
"Menurut saya itu bagus untuk tim dan kami secara individu. Kami punya bek tengah dengan kualitas yang baik, ini membantu semua orang untuk berkembang," katanya.
Dalam situasi kompetisi yang semakin ketat, sosok pemimpin di lapangan menjadi krusial bagi PSIM untuk menjaga konsistensi permainan. Franco pun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi terbaik, baik sebagai pemain maupun sebagai kapten tim.
"Saya berterima kasih untuk kepercayaan ini. Tentu saya ingin terus membantu tim dengan cara apa pun sampai akhir nanti," tandasnya. (iza/laz)