RADAR JOGJA - Setelah melihat rentetan kesuksesan tiba-tiba terhenti di tengah pekan, Atalanta akan berupaya menggulingkan juara Italia ketika Napoli mengunjungi Bergamo pada Minggu (22/2) malam.
Kedua tim berjuang untuk finis di empat besar Serie A, tetapi La Dea bisa segera bergabung dengan Partenopei yang terpuruk dari Eropa.
Setelah gagal lolos langsung ke babak 16 besar karena kalah dalam dua pertandingan fase liga terakhir, Atalanta mengalami kemunduran Liga Champions lainnya pada tengah pekan, ketika dikalahkan di leg pertama babak playoff.
Sudah tertinggal dalam waktu tiga menit, La Dea kemudian kalah 2-0 dari Borussia Dortmund, membuat mereka harus berjuang keras di leg kedua pekan depan.
Sebelumnya, mereka telah meraih tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, mengamankan tempat di semifinal Coppa Italia dengan mengalahkan Juventus 3-0 dan melanjutkan kenaikan di klasemen Serie A.
Salah satu klub dengan performa terbaik di Italia, Atalanta tetap tak terkalahkan di liga domestik pada tahun 2026, berkat tujuh kemenangan dan dua hasil imbang, akhir pekan lalu, mereka mengalahkan Lazio 2-0 di Roma.
Raffaele Palladino telah menyaksikan timnya menambah 20 poin ke total poin mereka tahun kalender ini, yang merupakan perolehan terbaik kedua setelah pemimpin klasemen Inter Milan yang perkasa.
Juga dengan catatan empat kemenangan beruntun di kandang sendiri di Serie A, La Dea akan mencoba mempertahankan tren tersebut akhir pekan ini, di mana pertandingan yang menghibur mungkin akan terjadi.
Dalam enam pertemuan terakhir di Bergamo, baik Atalanta maupun Napoli selalu mencetak gol, menghasilkan rata-rata empat gol per pertandingan.
Dulu hanya selangkah di kejauhan, Napoli kini memimpin La Dea hanya dengan delapan poin, setelah tergelincir dari persaingan gelar sejak mengangkat Supercoppa Italiana pada akhir Desember.
Menduduki posisi ketiga di klasemen, upaya mempertahankan Scudetto hampir berakhir, sementara baru-baru ini tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia. Jadi, mengamankan posisi empat besar adalah tujuan utama Partenopei, dengan beberapa tim lain yang mengejar mereka.
Pekan lalu, Napoli menjaga jarak dengan salah satu klub tersebut dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di Serie A di Stadio Maradona, berkat gol penyeimbang di menit-menit akhir dari Alisson Santos melawan Roma dalam Derby del Sole.
Namun, skuad Antonio Conte yang dilanda cedera masih belum stabil dimana dalam empat pertandingan liga terakhir, Napoli telah kebobolan delapan gol, dibandingkan hanya tujuh gol dalam 10 pertandingan sebelumnya.
Setelah juga menjalani tujuh pertandingan tanpa clean sheet di semua kompetisi, kesalahan pertahanan semakin sering terjadi. Misalnya, setelah tendangan penalti Donyell Malen Minggu lalu, mereka telah memberikan penalti terbanyak (enam gol dari delapan yang kebobolan) di Serie A musim ini.
Namun, Conte cenderung mendapatkan yang terbaik dari anak buahnya ketika menghadapi lawan yang tangguh karena dalam pertemuan antara tujuh tim teratas saat ini, hanya Milan yang mengumpulkan lebih banyak poin daripada Napoli yang mengumpulkan 15 poin, sementara Atalanta hanya mengumpulkan tujuh poin.
Salah satu contoh bentrokan tersebut adalah kemenangan 3-1 di Stadion Maradona pada laga tandang bulan November lalu, sementara tim dari selatan juga telah menang dalam empat kunjungan terakhir ke Bergamo.
Head to head:
23/11/2025 Napoli 3-1 Atalanta
19/01/2025 Atalanta 2-3 Napoli
03/11/2024 Napoli 0-3 Atalanta
30/03/2024 Napoli 0-3 Atalanta
26/11/2023 Atalanta 1-2 Napoli
Prediksi susunan pemain:
Atalanta (3-4-2-1):
Carnesecchi (GK); Scalvini, Djimsiti, Ahanor; Zappacosta, Ederson, De Roon, Bernasconi; Samardzic, Zalewski; Krstovic
Napoli (3-4-2-1):
Milinkovic-Savic (GK); Beukema, Buongiorno, Jesus; Gutierrez, Lobotka, Elmas, Spinazzola; Politano, Vergara; Hojlund
Prediksi:
Kami katakan: Atalanta 1-1 Napoli
Atalanta bisa dibilang lebih membutuhkan poin daripada Napoli, tetapi mungkin teralihkan oleh pertandingan besar Eropa yang akan datang pada tengah pekan.
Meskipun banyak pemain absen, juara bertahan biasanya memberikan perlawanan yang bagus melawan pesaing empat besar lainnya, jadi Conte dan kawan-kawan mungkin akan pulang dengan hasil imbang.
Editor : Satria Putra Sejati