RADAR JOGJA – Stadion Segiri, Samarinda akan menjadi tempat pertandingan seru saat Borneo FC menjamu PSIM Jogja dalam laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 pada Minggu (1/2) sore.
Pesut Etam berada di papan atas klasemen, tepatnya posisi ketiga klasemen dengan 40 poin, sementara Laskar Mataram di posisi ketujuh dengan 30 poin.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes mengatakan pertandingan melawan PSIM akan menjadi laga yang cukup sulit.
Dia memandang Laskar Mataram sebagai sebuah tim yang memiliki koordinasi yang bagus dibawah naungan pelatih Jean-Paul van Gastel.
“PSIM sudah meraih hasil positif di kompetisi ini dan saat kami menang di kandang mereka pun pertandingan tidak berjalan mudah,” kata Lefundes.
Meskipun begitu, pelatih asal Brasil tersebut optimis tim besutannya bisa meraih kemenangan atas PSIM apalagi bermain dihadapan pendukung sendiri.
Namun ada kabar buruk menghantui tuan rumah dimana beberapa pilarnya dalam kondisi tidak bisa dimainkan alias cedera.
“Habibi belum pulih dari operasi dan Mohammad Al-Husseini yang absen setelah melawan Persis Solo. Juan Villa juga dalam perawatan, kita akan lihat evaluasi hari ini untuk kondisinya,” imbuhnya.
Untuk itu, Lefundes menegaskan kesiapan seluruh pemain yang tersedia untuk tetap menjaga stabilitas performa tim dan tampil denngan konsentrasi tinggi demi kemenangan pertama di putaran kedua.
Dilain sisi, PSIM bertekad untuk membalas kekalahan kandang atas Borneo FC pada putaran pertama lalu.
Jean-Paul van Gastel menegaskan motivasi Laskar Mataram datang ke Segiri dengan mengincar kemenangan.
“Kami bermain sepak bola untuk mencoba meraih kemenangan, tidak peduli siapapun lawannya. Termasuk saat kami melawan Borneo FC, dan kami akan mencoba untuk menang,” ujar Jean-Paul van Gastel.
Masalah cedera juga menghantui PSIM, terutama di sektor pertahanan. Pelatih asal Belanda tersebut tetap akan memainkan Andi Setyo dan Rendra Teddy meskipun membawa Yusaku Yamadera dalam pertandingan ini.
Dia menambahkan pemain bertahan asal Jepang tersebut belum bisa dimainkan sejak awal.
“Perlahan dia (Yusaku) kembali ke tim, itu bagus untuk tim dan bagus untuk dirinya sendiri,” pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati