RADAR JOGJA - Vinicius Junior menegaskan kembali keinginannya untuk terus berada di Real Madrid setelah tahun 2027, ketika kontrak-nya berakhir, meskipun mengakui tahun lalu sangat sulit.
Penyerang asal Brasil ini, yang telah dicemooh oleh penggemar Real Madrid dalam pertandingan-pertandingan terakhir, memberikan tiga assist dan juga mencetak gol dalam kemenangan telak timnya 6-1 atas Monaco di pertandingan Liga Champions Rabu lalu.
"Para penggemar menuntut banyak dari para pemain, dan saya harus selalu berada dalam kondisi terbaik," kata Vinicius dikutip dari TNT Brasil.
"Tahun lalu saya sulit; saya belum bisa bermain seperti yang saya inginkan, tetapi selalu penting untuk terus maju. ... Saya juga manusia. Saya kesal dengan apa yang dikatakan orang, tetapi setiap dua atau tiga hari, kita memiliki kesempatan untuk membuktikan diri," lanjutnya.
Real Madrid telah melewati bulan yang sulit. Mereka kalah dari rival abadi Barcelona di final Piala Super Spanyol, yang menyebabkan pemecatan pelatih Xabi Alonso keesokan harinya; kemudian tersingkir dari Copa del Rey dengan kekalahan 3-2 dari tim divisi kedua Albacete di bawah pelatih baru Álvaro Arbeloa.
Vinicius mengatakan dia membutuhkan kemenangan pada hari Selasa waktu setempat.
"Penampilan ini sangat berarti," katanya.
"Mengingat semua yang telah saya lalui dalam beberapa hari terakhir, pergantian pelatih, kalah di final Piala Super Spanyol, tersingkir dari Copa del Rey," jelasnya.
Beberapa kritikus Vinicius percaya bahwa dia pantas mendapat bagian dari kesalahan atas pemecatan Alonso.
Vinicius pernah berselisih dengan Alonso selama delapan bulan masa jabatan pelatih asal Spanyol itu.
"Saya tidak ada hubungannya dengan itu. ... Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan di lapangan adalah masuk dan memberikan yang terbaik. Saya tidak akan selalu berada di performa terbaik saya secara teknis, tetapi saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan melakukan segalanya untuk membuat semua orang merasa nyaman," tegasnya.
Vinícius juga menegaskan bahwa dia tidak khawatir tentang perpanjangan kontraknya meskipun negosiasi telah terhenti.
"Saya ingin tinggal di sini untuk waktu yang lama," katanya.
"Ada juga banyak pembicaraan tentang perpanjangan kontrak saya karena saya masih memiliki satu tahun lagi. Kami sangat santai tentang hal itu. Saya percaya presiden Real Madrid Florentino Perez, dan dia percaya kepada saya. Kami memiliki hubungan yang sangat baik, dan kami akan menyelesaikan masalah pada waktu yang tepat. Kami tidak terburu-buru untuk melakukan itu," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati