Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meski Skuad Ramping, Kapten PSIM Jogja Reva Adi Utama Tegaskan Kondisi Tim Solid dan Terus Berjuang

Fahmi Fahriza • Senin, 19 Januari 2026 | 17:55 WIB
Kapten tim PSIM Reva Adi Utama.
Kapten tim PSIM Reva Adi Utama.

JOGJA - PSIM Jogja tetap menunjukkan performa kompetitif di tengah keterbatasan jumlah pemain pada gelaran BRI Super League 2025/2026.

Memasuki putaran kedua kompetisi, Laskar Mataram tercatat hanya memiliki 26 pemain aktif di dalam skuad, menjadikannya salah satu tim dengan komposisi paling ramping di liga musim ini.

Sebelumnya PSIM sempat memiliki 29 pemain. Namun dua pemain yakni Diandra Diaz dan Iksan Chan dipinjamkan ke Bekasi City hingga akhir musim, sementara Rafael Rodrigues resmi dilepas ke PSIS Semarang.

Meski demikian, kondisi itu tidak menghambat langkah PSIM untuk tetap berada di jalur positif.

Saat ini PSIM bertengger di peringkat keenam klasemen sementara, sekaligus menjadi posisi tertinggi di antara sesama tim promosi. Capaian ini turut ditopang oleh suasana internal tim yang dinilai kondusif dan solid.

Kapten PSIM Reva Adi Utama mengungkapkan, sejak awal musim para pemain tidak dibebani target berlebihan.

Menurutnya, fokus utama tim adalah bekerja maksimal dalam setiap sesi latihan dan menerjemahkannya di lapangan saat pertandingan.

"Ya, pada awalnya sebenarnya kita tidak ada ekspektasi kita bakal seperti apa. Yang penting di setiap latihan para pemain selalu memberikan segalanya karena itu yang akan tercermin di pertandingan juga," ujar Reva, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, performa PSIM sepanjang putaran pertama merupakan gambaran dari proses latihan yang dijalani tim setiap harinya. "Jadi yang selama ini terjadi di putaran pertama, itulah yang tercermin di latihan. Jadi yang kita latih ya kita bawa ke pertandingan," lanjutnya.

Reva juga menegaskan sejak awal musim, tim tidak menetapkan target posisi tertentu di klasemen. Menurutnya, kunci konsistensi PSIM sejauh ini adalah kepatuhan pemain terhadap instruksi pelatih dan etos kerja di dalam tim.

 "Dari awal kita tidak ada ekspektasi yang kita targetkan untuk kita bakal di mana. Yang penting kita setiap latihan memberikan yang terbaik, ikuti instruksi pelatih. Jadi ya itulah yang terjadi sampai sekarang ini," jelasnya.

Baca Juga: Mengubah Ketakutan Menjadi Kebahagiaan: Transisi dari FOMO ke JOMO di Era Digital

Secara pribadi Reva mengaku ingin memberikan kontribusi maksimal untuk PSIM di musim ini, baik sebagai pemain maupun kapten tim.

"Yang jelas kalau saya pribadi ingin memberikan kontribusi sebanyak mungkin. Memberikan yang terbaik, memberikan prestasi yang setinggi-tingginya buat PSIM. Semoga semesta meridhoi," ucapnya.

Lebih lanjut Reva memastikan kondisi psikologis tim saat ini berada dalam situasi yang positif. Rangkaian hasil dan posisi di klasemen menjadi modal penting bagi PSIM untuk menatap laga-laga berikutnya.

"Saat ini suasana tim lagi bagus, anak-anak jadi punya motivasi tinggi. Terus dengan kemenangan dan posisi yang kami dapat, jadi modal baik buat kita untuk bisa meraih hasil maksimal di laga-laga selanjutnya," jelasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Etos Kerja #Reva Adi Utama #BRI Super League 2025 #Bekasi City #Rafael Rodrigues #PSIM #BRI Super League 2025 2026 #BRI Super League 2025/2026 #tim #Laskar Mataram #Kapten PSIM Reva Adi Utama #psis semarang #PSIM Jogja