Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lembaga Nonpemerintah dan Petani Muda Berharap Ada Kolaborasi dalam Program MBG

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯
SPPG Tridadi
SPPG Tridadi

Advertisement

JOGJA - Program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi langkah strategis pemerintah mencukupi kebutuhan gizi anak Indonesia menjadi perhatian sejumlah pihak.

Petani muda yang tergabung dalam Petani Punk Gunungkidul dan Yayasan Biijana Paksi Sitengsu berharap ada kolaborasi.

Pembina Yayasan Biijana Paksi Sitengsu RM Wahyono Bimarso mengatakan, kolaborasi menjadi bagian penting agar ada intervensi gizi langsung di masyarakat. Lembaganya diklaim mampu menjembatani kesenjangan akses nutrisi dan mengawal kedaulatan pangan dan edukasi gizi di akar rumput. 

Wahyono menyatakan, upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan pilot project berupa Command Center Lumbung Mataram SIMETRIS di Gunungkidul. Program tersebut memiliki beberapa misi utama. 

Meliputi pemantauan pengiriman makanan ke sekolah-sekolah, memantau proses persiapan dan waktu memasak setiap hari, memastikan setiap porsi memenuhi standar gizi, dan menyiapkan sistem peringatan otomatis jika ditemukan ketidaksesuaian gizi atau keterlambatan distribusi.

Advertisement

“Kami ingin Gunungkidul menjadi blueprint nasional bagi program yang bersih, transparan, dan berdampak nyata,” ujar Wahyono dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Rencana tersebut disambut baik oleh kalangan petani muda. Koordinator Petani Punk Gunungkidul  SiBagz berharap dengan adanya kerja sama tersebut bisa menjadi angin segar bagi para petani muda yang selama ini mengalami kendala pemasaran hasil panen dan masih hanya mengandalkan pengepul.

Dia ingin,  kehadiran dapur-dapur MBG bisa menjadi wadah bagi para petani muda untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan.

Supaya para petani muda bisa semakin bersemangat untuk ikut serta dalam menjaga ketahanan pangan. “Saya berharap program ini menjadi momentum regenerasi petani,” ungkapnya. (inu/wia)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Petani Muda Magelang Sulap Greenhouse, Hasilkan Sweet Lavender dan Hami dengan Sistem Hidroponik NFT

Petani Muda Magelang Sulap Greenhouse, Hasilkan Sweet Lavender dan Hami dengan Sistem Hidroponik NFT

Bupati Magelang meninjau panen raya melon premium di Desa Jogonegoro, Mertoyudan.Petani Muda Magelang Sulap Greenhouse, Hasilkan Sweet Lavender dan Hami dengan Sistem Hidroponik NFT

Regenerasi Petani di Kabupaten Magelang Berjalan, Banyak yang Bertani sambil Ngonten

Regenerasi Petani di Kabupaten Magelang Berjalan, Banyak yang Bertani sambil Ngonten

Para petani muda mendapat bimbingan soal pemanfaatan teknologi untuk bertani.Regenerasi Petani di Kabupaten Magelang Berjalan, Banyak yang Bertani sambil Ngonten

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Jelajahi keseruan BRIZZI x ARKIV di Blok M Hub! Koleksi kartu edisi spesial, nikmati diskon kuliner, dan menangkan hadiah menarik. Cek info lengkapnya di sini! Blok M tidak pernah kehabisan cara untuk membuat kita ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer