RADAR JOGJA – John Herdman resmi diperkenalkan oleh PSSI sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia di Jakarta pada Selasa (13/1) siang di Hotel Mulia.
Dia ditunjuk sebagai pelatih kepala setelah pemecatan Patrick Kluivert karena hasil yang kurang memuaskan, juga gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Dua kekalahan beruntun di putaran keempat memastikan Langkah Indonesia di Piala Dunia 2026 kandas.
Dilain sisi, agenda terdekat bagi Timnas Indonesia bersama John Herdman adalah memimpin skuad Garuda di laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026.
Untuk agenda tersebut, Hermand sudah dipastikan akan mencoret dua nama pilar skuad Garuda, yakni Thom Haye dan Shayne Pattynama.
Bukan tanpa alasan, keduanya mendapatkan sanksi larangan bermain empat laga karena perilaku buruk dalam pertandingan terakhir melawan Irak.
Yang lebih menariknya lagi, apa yang akan dilakukan oleh Herdman mengatasi hilangnya dua pilar Indonesia tersebut.
Memang dia memiliki banyak opsi entah itu memanfaatkan pemain lain yang juga sering menjadi langganan Timnas atau bahkan memanggil nama baru.
Dia juga tidak menutup kemungkinan untuk menambah kekuatan melalui naturalisasi. Menurutnya, pemain naturalisasi memiliki lebih banyak pengalaman menjalani laga-laga internasional.
“Untuk bisa bersaing di panggung dunia, anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” ujar Herdman seperti yang dikutip dari Antara.
Di sisi lain, ia tak ketinggalan memberi pandangannya terhadap para pemain lokal.
Menurutnya, jika mereka memang punya tekad yang kuat, maka determinasinya di lapangan akan terlihat.
"Indonesia sekarang berada di tahap di mana banyak orang ingin bermain untuk negara ini. Dan, para pemain lokal, semangat, energi, dan komitmen mereka akan sangat terlihat," jelasnya.
Editor : Satria Putra Sejati