Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Luka Modric: Jose Mourinho Pernah Membuat Cristiano Ronaldo Menangis

Satria Putra Sejati • Kamis, 1 Januari 2026 | 11:52 WIB
Jose Mourinho resmi berpisah dari AS Roma (as roma)
Jose Mourinho resmi berpisah dari AS Roma (as roma)

RADAR JOGJA - Gelandang Kroasia dan AC Milan, Luka Modric mengatakan Jose Mourinho adalah manajer yang sangat keras selama masa mereka di Real Madrid sehingga ia pernah membuat pemain bintang Cristiano Ronaldo menangis.

"Saya melihatnya membuat Cristiano Ronaldo menangis di ruang ganti, seorang pria yang memberikan segalanya di lapangan, karena untuk sekali ini dia tidak mengejar bek sayap lawan," kata Modric kepada surat kabar Italia Corriere della Sera.

Ronaldo, yang sekarang berusia 40 tahun dan bermain di Al Nassr, dilatih oleh Mourinho di Madrid selama tiga tahun antara 2010 dan 2013, dan cerita Modric tentang momen mengharukan itu menggemakan kisah hubungan yang terkenal penuh gejolak, yang dirinci panjang lebar dalam biografi Ronaldo tahun 2015 oleh jurnalis veteran Spanyol Guillem Balague.

Modric bermain di Real Madrid bersama Ronaldo selama enam musim di bawah Mourinho, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan Rafa Benitez.

Ronaldo, yang bermain selama sembilan musim untuk Los Blancos, adalah pemenang Ballon d'Or lima kali. Bersama Real Madrid, ia memenangkan empat gelar Liga Champions, tiga Piala Dunia Antarklub dan masing-masing satu Piala Super UEFA, dua gelar LaLiga, dua Copa del Rey, dan dua Piala Super Spanyol.

Mourinho adalah manajer yang merekrut Modric dari Tottenham Hotspur, dan kepercayaannya pada gelandang tersebut membuahkan hasil. Mereka memenangkan Piala Super Spanyol bersama, dan dampak Modric pada masa depan Real Madrid pun terlihat jelas.

Terlepas dari momen-momen yang terkadang penuh gejolak, Modric menggambarkan Mourinho sebagai sosok yang 'istimewa.'

"Sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Dialah yang menginginkan saya di Real Madrid," kata Modric.

"Tanpa Mourinho, saya tidak akan pernah sampai di sini. Saya menyesal hanya bersamanya selama satu musim," imbuhnya.

Mourinho mendapatkan julukan 'The Special One' yang kini terkenal itu setelah konferensi pers pertamanya di Chelsea pada tahun 2004, di mana pemenang Liga Champions yang baru dinobatkan itu menyatakan, "Tolong jangan sebut saya sombong, tetapi saya adalah juara Eropa jadi saya pikir saya adalah orang yang istimewa."

Modric, pemenang Ballon d'Or 2018, bermain selama 13 musim yang sangat sukses untuk Real Madrid, membantu raksasa Spanyol itu meraih 28 gelar: enam Piala Eropa, enam Piala Dunia Antarklub, lima Piala Super Eropa, enam gelar Liga Champions, empat gelar LaLiga, dua Copa del Rey, dan lima Piala Super Spanyol.

Pada tahun 2018, ia memimpin Kroasia ke final Piala Dunia dan Real Madrid meraih gelar Liga Champions.

Modric, yang kini berusia 40 tahun, menandatangani kontrak satu tahun dengan AC Milan pada bulan Mei setelah 12 musim di Madrid.

Ia menambahkan bahwa pelatih Milan, Massimiliano Allegri, memiliki gaya kepelatihan yang mirip dengan Mourinho.

"Mourinho sangat lugas dengan para pemain, tetapi dia jujur," kata Modric.

"Dia memperlakukan Sergio Ramos dan pemain baru dengan cara yang sama: jika dia harus memberi tahu Anda sesuatu, dia akan memberi tahu Anda. Max juga seperti itu: dia memberi tahu Anda secara langsung apa yang benar dan apa yang salah. Kejujuran adalah hal mendasar," jelasnya.

Klub Serie A tersebut kembali mempekerjakan Allegri sebagai pelatih awal tahun ini. Allegri memenangkan liga Italia untuk pertama kalinya bersama Milan pada tahun 2011, kemudian memimpin Juventus meraih lima gelar berturut-turut dari tahun 2015 hingga 2019.

Mourinho mengambil alih raksasa Portugal Benfica dengan kontrak sementara dua tahun pada September lalu setelah dipecat oleh Fenerbahce.

Sepanjang kariernya, ia memenangkan 26 gelar utama bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, dan AS Roma. Ia juga menghabiskan 17 bulan sebagai pelatih Tottenham Hotspur. Ia memenangkan Liga Champions bersama Porto pada tahun 2004 dan Inter Milan pada tahun 2010.

Modric pensiun dari Real Madrid hanya kurang tiga penampilan untuk mencapai 600 penampilan, terbanyak kedelapan dalam sejarah klub.

Kapten Portugal Ronaldo, yang masih memiliki dua tahun kontrak di Al Nassr, baru-baru ini menegaskan kembali keinginannya untuk mencapai 1.000 gol sepanjang kariernya sebelum mengakhiri karier bermainnya.

Editor : Satria Putra Sejati
#cristiano ronaldo #luka modric #real madrid #Massimiliano Alegri #modric #jose mourinho #ac milan