JOGJA - Musim perdananya membela PSIM Jogja sekaligus menjajal kompetisi sepak bola Indonesia, menjadi pengalaman berharga bagi bek asal Argentina, Franco Ramos Mingo.
Pemain berusia 28 tahun itu mengakui persaingan di BRI Super League 2025/2026 terasa semakin ketat dan sengit. Franco yang lahir pada 18 September 1997 itu sejauh ini telah memainkan 13 pertandingan bersama Laskar Mataram.
Tercatat hanya satu laga yang ia lewatkan karena akumulasi kartu kuning. Selebihnya, ia menjadi pilihan utama Pelatih Jean Paul van Gastel untuk mengawal lini pertahanan.
Sepanjang perjalanan musim ini, Franco mengaku sudah berhadapan dengan banyak tipe penyerang. Ragam karakter striker di Liga Indonesia, menurutnya, memberi pengalaman berbeda di setiap pertandingan.
"Sejauh ini saya sudah menghadapi berbagai tipe striker dan harus diakui di kompetisi Super League ini semuanya tangguh," ujar Franco, Jumat (26/12/2025).
Pemain dengan nomor punggung 4 ini menambahkan, setiap striker yang dihadapinya memiliki karakter unik. Ada yang mengandalkan kecepatan, ada pula yang unggul secara fisik dan duel badan. "Setiap striker atau penyerang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing," katanya.
Sebagai seorang bek tengah, Franco dituntut siap terlibat dalam berbagai jenis duel, baik secara kolektif dalam organisasi pertahanan tim maupun duel satu lawan satu dengan penyerang lawan. Salah satu tipe striker yang paling menyulitkan adalah penyerang dengan postur dan kekuatan fisik dominan.
"Salah satu tipe striker yang sulit dihadapi tentu mereka yang fisiknya kuat, dengan duel-duel kontak fisik yang merepotkan," ujarnya.
Meski demikian, Franco tidak gentar. Ia justru menikmati setiap tantangan yang hadir di lapangan, baik secara individu maupun bersama tim. Menurutnya, ritme liga, tekanan kompetisi, dan kualitas lawan justru menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkembang.
"Ini akan menjadi tantangan yang sulit untuk saya. Tapi saya juga merasa tim kami akan bisa melewati dan mencapainya," kata Franco.
Dengan performanya yang konsisten, Franco Ramos Mingo diharapkan terus menjadi pilar penting di lini belakang PSIM dalam upaya bersaing di papan atas kompetisi. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun