RADAR JOGJA - Thomas Tuchel yakin tentang peluang Inggris di Piala Dunia 2026 meskipun diundi masuk ke grup yang sulit bersama Kroasia, Ghana, dan Panama untuk turnamen di Amerika Utara musim panas mendatang.
Inggris mengetahui lawan mereka dalam drawing di Washington D.C , dipimpin oleh mantan bek Rio Ferdinand yang bersama Tom Brady, Shaquille O'Neal, dan Wayne Gretzky.
Tim asuhan Tuchel akan berhadapan dengan tim yang menyingkirkan mereka dari semifinal Piala Dunia 2018, Kroasia dan Panama, yang mereka kalahkan 6-1 di babak penyisihan grup turnamen tersebut, dan akan menghadapi Ghana untuk pertama kalinya di Piala Dunia.
"Grup yang sulit, pertandingan pembuka yang sulit. Grup yang sulit berisi Kroasia dan Ghana, dua tim yang selalu tampil di Piala Dunia, dan dua negara yang bangga dan kuat," kata Tuchel.
"Panama, saya tidak tahu banyak tentang Panama saat ini, tetapi kami akan mengetahuinya sebelum turnamen dimulai, tentu saja," imbuhnya.
"Bagi saya, saya hanya berpengalaman di sepak bola grup dalam format Liga Champions dan cara menghadapinya adalah dengan selalu memberikan rasa hormat terbesar dan memfokuskan semua perhatian untuk memenangkan grup," lanjutnya.
"Grup kami sekarang selalu terasa sulit, tetapi kami percaya diri dan kami akan siap ketika tiba," jelasnya.
Namun, satu hal positif bagi Inggris adalah pertandingan pembuka dijadwalkan sedikit lebih lambat dimana mereka akan memulai enam hari setelah turnamen dimulai melawan Kroasia pada 18 Juni, tim yang diakui Tuchel tidak boleh diremehkan.
"Kami tidak menginginkan apa pun, kami hanya menangani situasi apa adanya. Anda mendapatkan sedikit lebih banyak hari sebelumnya dan kemudian Anda mendapatkan jadwal yang padat di akhir turnamen," kata Tuchel.
"Tidak ada yang boleh diremehkan. Tentu saja, Kroasia adalah yang paling menonjol, mereka adalah tim dengan peringkat tertinggi dari pot dua yang berhasil kami masuki di grup kami, tetapi dengar, Ghana selalu penuh bakat dan selalu bisa mengejutkan, serta memiliki sejarah panjang di sepak bola Piala Dunia," imbuhnya.
"Dan Panama juga akan berusaha sebaik mungkin dalam peran mereka sebagai tim underdog. Tidak ada yang bisa diremehkan, semua orang pantas mendapatkan rasa hormat sepenuhnya dan kami bisa menunjukkannya," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati