Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Setelah Sukses di Jakarta, AWMI Akan Gelar Super Fight di Yogyakarta

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 00:27 WIB

 

AWMI saat sukses menggelar Super Fight di Bali United Studio, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
AWMI saat sukses menggelar Super Fight di Bali United Studio, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
JOGJA - Sukses menggelar AWMI Super Fight di Bali United Studio, Jakarta, Minggu (5/10/2025), Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) kini siap menghadirkan ajang pertarungan untuk mengguncang Yogyakarta.

Ketua Umum AWMI Dewanto P. Siregar mengatakan, gema pertarungan sengit AWMI Super Fight di Bali United Studio, Jakarta telah membuktikan komitmen AWMI bersama promotor Summer Fight dalam memajukan olahraga muaythai di Indonesia.

Sehingga setelah sukses menggetarkan Ibu Kota, kolaborasi AWMI dan Summer Fight kini pun terus melangkah, melebarkan sayapnya dengan merencanakan gelaran akbar berikutnya April 2026. Kali ini, sorotan akan berpindah ke Yogyakarta.

Untuk gelaran di Yogyakarta, lanjut Dewanto, AWMI telah membidik dua tempat untuk menjadi lokasi duel akbar itu. Kedua tempat itu adalah kawasan Candi Prambanan atau Tebing Breksi.

Menurut Dewanto, pemilihan lokasi itu mengindikasikan bahwa event tersebut tidak hanya akan menyajikan tontonan olahraga berkelas.

Tetapi juga akan memadukan aksi muaythai dengan pesona budaya dan alam yang memukau. Sekaligus menciptakan pengalaman unik bagi petarung maupun penonton.

Tak hanya itu, event muaythai terbesar ini juga akan dimeriahkan penampilan seni budaya lokal. "Kami juga mendukung potensi lokal. Rencannya kategori pertandingan mungkin lebih banyak dari yang di Jakarta. Bahkan lebih seru dan asyik. Kami mau masukkan jatilan atau stand up," ungkap Dewanto, (17/10/2025).

Bukan tanpa alasan Dewanto mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya, AWMI sendiri ingin membawa muaythai lebih dekat ke masyarakat.

Selain itu juga ingin menyuguhkan event dengan vibe yang berbeda dengan berbagai inovasi.

"Bertarung dengan latar belakang sejarah megah Candi Prambanan atau keindahan geologi Tebing Breksi akan menjadi sesuatu yang tak terlupakan," ujarnya.

Tak hanya itu, Dewanto juga berharap gelaran akbar yang akan berlangsung di April 2026 nanti dapat menjadi kelanjutan dari kesuksesan event di Jakarta lalu.

Baca Juga: Luhut Jelaskan Skema Family Office: Tak Pakai APBN Tapi Dana Individu Kaya dan Lembaga Global

Sebab, AWMI sendiri memiliki target untuk kembali menyajikan pertandingan-pertandingan yang lebih menarik. Termasuk duel-duel profesional yang membuka jalan bagi petarung Indonesia menuju kancah internasional.

"Kami ingin menghadirkan partai-partai muaythai fight yang seru, baik amatir fight, am pro/semi pro fight hingga professional fight," tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#petarung Indonesia #semi pro fight #tebing breksi #Yogyakarta #professional fight #Dewanto P Siregar #Sport #candi prambanan #vibe #AWMI #Super Fight #summer fight #Asosiasi World Muaythai Indonesia #amatir fight