Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Demi KDMP, Korwil Pendidikan Mlati Sleman Harus Terusir, Kini Terpaksa Menumpang di SDN Tlogoadi

DA
MENDADAK: Barang-barang Korwil Pendidikan Mlati yang ditaruh di gudang SDN Tlogoadi, Mlati, Sleman, Kamis (18/6). (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
MENDADAK: Barang-barang Korwil Pendidikan Mlati yang ditaruh di gudang SDN Tlogoadi, Mlati, Sleman, Kamis (18/6). (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

Advertisement

 

SLEMAN - Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Mlati, Kabupaten Sleman kini mesti menumpang di SDN Tlogoadi. Kondisi ini terjadi karena gedung yang dipakai akan digunakan sebagai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tlogoadi. 

Pantauan Radar Jogja, barang-barang di dalam gedung sudah dikosongkan dan sebagian disimpan di gudang sekolah. Termasuk di dalamnya dokumen pendidikan seperti laporan pertanggungjawaban aset, rekapitulasi mutasi barang, hingga laporan realisasi penggunaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). 

Advertisement

Wakil Ketua Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Nasional Sudiyo turut prihatin dengan kondisi ini. Dia menilai gudang itu belum representatif dan keamanan dokumennya kurang terjamin. Hanya saja arahan pemindahan ini memang dilakukan secara mendadak.

Prosesnya baru dirapatkan pada Jumat (12/6) lalu dan diberi waktu satu minggu untuk bisa mengosongkan. Hingga akhirnya pengurus Korwil Pendidikan Mlati kini menumpang di ruangan tata usaha milik SDN Tlogoadi. 

Advertisement

Di dalam gedung itu tidak hanya digunakan untuk Korwil, tetapi ada ruangan milik organisasi penunjang. Misalnya, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Mlati yang kini menumpang di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Tlogoadi. Gedung itu juga digunakan untuk Dharma Wanita dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKS). 

 "Karena harus kosong akhirnya pindah dan menempati ruang yang sempit itu. Sementara yang lain belum punya tempat," katanya saat ditemui SDN Tlogoadi, Kamis (18/6). 

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, sebenarnya Kantor Korwil Pendidikan Mlati ini akan dipindah ke SDN Nglarang yang terdampak proyek tol. Sekolah tersebut rencananya pindah ke lain lokasi, tetapi masih ada sebagian bangunan yang tidak terdampak tol. Persoalannya hingga saat ini SD itu masih digunakan sehingga Korwil tetap harus pindah meski tempat penggantinya belum siap. 

Dia menegaskan tidak menolak adanya KDMP sebagai program pemerintah pusat. Mereka tetap mendukung, hanya saja proses perpindahan ini dilakukan dengan begitu mendadak. Kesannya seperti pendidikan dinomorduakan sementara yang jadi prioritas adalah KDMP. "Kami enggak masalah mau dipindah, tapi kalau tempatnya untuk pindah itu sudah ada," ujarnya. 

Tak adanya fasilitas yang memadai dia sebut jelas akan mengganggu proses pelayanan pendidikan. Korwil tidak memiliki ruangan untuk rapat koordinasi yang biasanya digelar setiap Jumat. Sudiyo menerangkan, frekuensi layanan pendidikan di Kapanewon Mlati memang tinggi. SD saja ada sekitar 40, belum dengan TK, dan SMP. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer, Mahasiswa DIY Sampaikan Tuntutan untuk Prabowo-Gibran Hentikan MBG dan KDMP

Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer, Mahasiswa DIY Sampaikan Tuntutan untuk Prabowo-Gibran Hentikan MBG dan KDMP

Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar aksi unjuk rasa di Titik Nol Kilometer Kota Jogja, kemarin (17/6). Melalui kampanye bertajuk "Merahkan Titik Nol", mereka menegaskan posisi sebagai op

Program KDMP Jalan Ditempat Meski Fasilitas Sudah Siap, di Desa Peniron Belum Jalankan Aktivitas Usaha

Program KDMP Jalan Ditempat Meski Fasilitas Sudah Siap, di Desa Peniron Belum Jalankan Aktivitas Usaha

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas pemerintah pusat belum menunjukkan progres signifikan. Kondisi ini membuat pengurus koperasi kelimpungan. Mereka bingung karena tidak ada kepastian kapan KDMP akan..

DPRD Kulon Progo Ingatkan Pembangunan KDMP Tak Boleh Menggusur Sekolah Atau Fasum Dasar

DPRD Kulon Progo Ingatkan Pembangunan KDMP Tak Boleh Menggusur Sekolah Atau Fasum Dasar

Pembangunan koperasi desa merah putih (KDMP) menjadi perhatian lembaga legislatif. Terutama setelah maraknya pembangunan KDMP yang menggusur sekolah atau fasilitas umum untuk pelayanan dasar di berbagai daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer