RADAR JOGJA - Jose Mourinho yakin mantan klubnya, Chelsea, telah meninggalkan masa kekecewaan dan kembali ke jalur yang benar di bawah asuhan pelatih Enzo Maresca.
Manajer asal Portugal yang kini menangani Benfica ini akan kembali ke Stamford Bridge untuk pertandingan Liga Champions fase liga pada Rabu (1/10) dini hari.
Di bawah Maresca, Chelsea memenangkan Conference League di musim pertamanya dan kemudian mengangkat Piala Dunia Antarklub musim panas ini setelah mengalahkan juara Liga Champions, Paris Saint Germain, di final.
"Dari luar, Chelsea tampak seperti kehilangan identitas sebagai klub," kata Mourinho. "Namun, apa yang terjadi musim lalu, tampaknya mereka kembali ke jalur yang benar. Mereka memberi kepercayaan kepada Enzo, ia membawa ide-idenya," imbuhnya.
"Memenangkan Liga Champions lebih sulit daripada Piala Dunia Antarklub, tetapi Chelsea punya potensi untuk melakukannya."
Mourinho memenangkan tiga gelar dalam dua periode sebagai manajer Chelsea.
Menurutnya, the Blues merupakan mesin yang didesain untu menjadi pemenang.
"Benfica akan menjadi klub keempat yang saya bela di sini, ini stadion di mana saya tidak akan merasakan permusuhan apa pun, saya rasa. Tapi itu juga tidak akan merugikan saya. Saya bisa mengisolasi diri tanpa masalah.
"Sebelum dan sesudah pertandingan, Chelsea saya yang akan menang, tetapi selama pertandingan, Benfica saya yang akan menang."
Foto-foto masa kejayaan Mourinho di Chelsea terpajang di dinding Stamford Bridge dan ia memuji mantan klubnya.
"Tidak banyak klub yang melakukan ini karena banyak klub yang takut akan apa yang terjadi di masa lalu," ujarnya. "Terkadang mereka terlihat seperti ingin menghapus orang-orang yang telah membuat sejarah di klub." Ini menunjukkan bahwa Chelsea memang klub besar karena klub besar juga menjunjung tinggi prinsip."
Mourinho, yang bergabung kembali dengan Benfica kurang dari sebulan setelah dipecat Fenerbahce, juga mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali melatih di Liga Champions.
Ia menggantikan Bruno Lage, yang dipecat setelah kekalahan klub di laga pembuka Liga Champions melawan Qarabag.
Besarnya tantangan bersama the Eagles tidak luput dari perhatian Mourinho, mengingat Benfica belum pernah mencatatkan kemenangan atas Chelsea.
"Saya tidak terlalu terpaku pada angka-angka itu," tambah Mourinho. "Biasanya, tim Portugal tidak meraih hasil bagus melawan Inggris karena tim Inggris memang kuat. Itulah pragmatismenya. Mereka memiliki intensitas yang lebih tinggi, waktu bermain yang lebih bermanfaat. Di sini, levelnya lebih tinggi dalam beberapa hal,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati