Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tottenham Hotspur 1-0 Manchester United, The Lilywhites Juara Europa League Dalam Kemenangan Keempat Atas Setan Merah Musim Ini

Satria Putra Sejati • Kamis, 22 Mei 2025 | 16:24 WIB
Tottenham Hotspur menjadi juara Europa League setelah taklukkan Manchester United di final
Tottenham Hotspur menjadi juara Europa League setelah taklukkan Manchester United di final

RADAR JOGJA - Gol Brennan Johnson di babak pertama membantu Tottenham Hotspur memenangkan final Europa League/ Liga Eropa dengan skor tipis 1-0 atas Manchester United pada Kamis (22/5) dini hari, saat mereka mengesampingkan kesengsaraan mereka di kompetisi domestik untuk mendapatkan tempat di Liga Champions tahun depan.

Ini merupakan trofi pertama Spurs sejak Piala Liga 2008 dan trofi Eropa pertama mereka sejak 1984, namun merupakan keempat kalinya mereka mengalahkan Manchester United musim ini.

Johnson mencetak gol pada menit ke-42 ketika pertahanan Manchester United runtuh ketika Pape Sarr melepaskan umpan silang sementara penjaga gawang Andre Onana tetap terpaku di garis pertahanan. Johnson dan pemain bertahan MU, Luke Shaw, bergegas masuk dan bola terlihat memantul dari mereka berdua dan masuk, melewati sapuan putus asa Onana.

Gol tersebut merupakan gol yang sangat penting dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim yang telah menjalani musim yang sangat mengecewakan di Liga Inggris, dengan Setan Merah yang berada di peringkat 16 dan Spurs di peringkat 17.

Rasmus Hojlund dari MU memiliki kesempatan luar biasa untuk menyamakan kedudukan melalui sundulan di pertengahan babak kedua, namun Micky van de Ven dari Spurs berhasil melakukan penyelamatan gemilang di luar kotak penalti.

Manchester United hampir menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, namun sundulan Shaw berhasil digagalkan oleh Guglielmo Vicario yang melakukan diving.

“Musim ini sama sekali tidak bagus, tetapi saya bersumpah tidak ada satu pun dari kami para pemain yang peduli dengan hal itu. Inilah yang terpenting, klub ini tidak memenangkan trofi selama 17 tahun,” kata sang pencetak gol, Johnson.

“Sejujurnya, inilah artinya. Ini sangat berarti. Semua fans merasa terpukul, kami juga terpukul, karena tidak memenangkan trofi, karena tidak memenangkan apa pun. Tetapi kami harus mendapatkan yang pertama hari ini. Saya sangat bahagia,” sambungnya.

Selain mengakhiri paceklik trofi selama 17 tahun yang menyakitkan, kemenangan Tottenham juga memberikan pembenaran bagi manajer yang sedang diperangi, Ange Postecoglou.

Di musim yang diwarnai dengan kekecewaan di Liga Inggris, penaklukan kontinental mereka merupakan sebuah pembalikan nasib yang menakjubkan.

Kemenangan ini juga memberi Tottenham kesempatan untuk lolos ke Liga Champions musim depan, sebuah pencapaian luar biasa bagi tim yang berada di atas zona degradasi Liga Inggris setelah mengalami 21 kekalahan yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Rayakan Setengah Abad, AHM Hadirkan Honda Gold Wing Edisi Spesial

Kemenangan mereka mungkin akan menjadi penyelamat bagi sang pelatih berusia 59 tahun, Postecoglou, untuk memastikan masa depannya di klub.

Bagi Manchester United, kekalahan tersebut menambah rasa frustasi yang mendalam.

Terperosok di papan bawah klasemen, Setan Merah kini menghadapi kemungkinan musim tanpa kompetisi Eropa, membuat Ruben Amorim, pelatih MU yang sedang tertekan, harus membangun kembali di Old Trafford tanpa hasil apapun di Eropa.

Final ini menyajikan sebuah tontonan yang menarik: dua tim yang kurang berprestasi di Liga Inggris menjelma menjadi penantang di Eropa dan Tottenham lah yang membuktikan bahwa sepak bola Eropa dapat memberikan penebusan yang tak terduga.

Tim asuhan Amorim akan sangat muak melihat Tottenham, yang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka melawan Manchester United menjadi tujuh pertandingan, menyelesaikan rekor musim yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan empat kemenangan dalam empat pertemuan, yang pertama dalam sejarah mereka melawan klub asal Manchester tersebut.

Saat para pemain dan penggemar Spurs yang gembira merayakannya di udara malam yang sejuk di Bilbao, para pendukung Tottenham yang telah lama menderita bersukacita karena setelah 41 tahun tanpa trofi Eropa dan kegagalan yang tak terhitung jumlahnya, sebuah beban telah terangkat dari pundak mereka.

Editor : Satria Putra Sejati
#manchester united #europa league #Brennan Johnson #final #spurs #tottenham hotspur #liga eropa #mu