RADAR JOGJA – Persik Kediri tatap pertandingan terakhir pada tahun 2024 dengan melawat ke Stadion Batakan, Balikpapan untuk menantang tuan rumah Borneo FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25.
Setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun (1-0 lawan Arema dan 3-1 lawan Semen Padang), tentu saja Persik bakal berusaha mengakhiri tahun ini dengan kemenangan.
Namun, ada beberapa masalah yang tengah menerpa Persik dimana sang pelatih, Marcelo Rospide mengatakan waktu yang mepet membuat skuad Macan Putih tidak memiliki banyak waktu untuk persiapan.
“Sebelum keberangkatan kami hanya memiliki waktu efektif 1 kali latihan dan akan memaksimalkan sesi uji coba lapangan nantinya untuk memantapkan taktik strategi menghadapi Borneo FC,” ungkapnya.
Marcelo mengakui pertandingan melawan Borneo FC bakal menjadi pertandingan yang sulit bagi tim asuhannya.
Menurutnya, Pesut Etam merupakan tim yang wajib diwaspadai dengan kedalaman skuad dan pemain yang berpengalaman.
“Kami harus mewaspadai seluruh pemain mereka, Lilipaly, Leo Gaucho, Hirose atau Berguinho sangat berbahaya,” imbuhnya.
Adapun masalah lainnya yang tengah menerpa Persik adalah kurangnya konsistensi dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Hal itu menjadi titik perhatian utama pelatih asal Brasil itu.
“masalah kami adalah konsistensi, bagaimana bisa mempertahankan kualitas permainan yang sama di setiap pertandingan,” ujar pelatih 53 tahun itu.
“Target kami jelas ingin mendapatkan poin untuk mempertahankan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara,” tegasnya.
Jelang pertandingan ini, Persik bertengger di peringkat Sembilan klasemen dengan koleksi 24 poin, sementara Borneo FC di posisi kelima dengan keunggulan dua poin.
Editor : Bahana.