RADAR JOGJA - Harry Kane menjadi pemain tercepat yang mencapai 50 gol di Bundesliga, melewati pemegang rekor sebelumnya, Erling Haaland setelah mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 Bayern Munich atas Augsburg pada Sabtu (23/11) dini hari.
Striker Inggris ini mencetak ketiga gol di babak kedua, dua gol pertama melalui titik penalti dan gol ketiga melalui sentuhan dan sundulan yang bagus di menit-menit akhir pertandingan, untuk menggenapkan jumlah golnya menjadi 50 gol di divisi utama Jerman hanya dalam 43 pertandingan.
Sementara itu, Haaland telah mencetak 50 gol dalam 50 pertandingan untuk Borussia Dortmund sebelum bergabung dengan Manchester City.
“Itu adalah tipikal Harry Kane,” ujar pelatih Bayern, Vincent Kompany.
“Itu hampir saja terjadi di babak pertama, hampir, hampir, hampir, dan kemudian itu terjadi, saya pikir tiga gol dalam 15 menit. Tentu saja, dia bisa melakukan itu,” imbuhnya.
“Tapi untuk pemain seperti itu, saya harus katakan, dia memiliki banyak peluang yang mungkin bisa dia buat lebih banyak. Kemudian, dalam sekejap, semuanya sempurna dan dia bisa mencetak banyak gol,” jelasnya.
Kane mencetak 36 gol dalam 32 penampilan di liga musim lalu, gol pertamanya untuk Bayern setelah bergabung dari Tottenham.
Itu juga merupakan musim pertama sejak 2012 di mana Bayern gagal meraih gelar juara, saat Bayer Leverkusen tidak terkalahkan untuk menghentikan laju kemenangan Bayern.
Selain 14 gol di liga musim ini, Kane telah mencetak lima gol di Liga Champions dan satu gol di Piala Jerman.
Kemenangan atas Augsburg membuat Bayern membuka jarak delapan poin di puncak klasemen dengan mencatatkan clean sheet keenam secara beruntun di semua kompetisi.
The Bavarians, yang akan menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions, belum terkalahkan di Bundesliga dan mengoleksi 29 poin setelah lima pertandingan liga berturut-turut tanpa kebobolan.
Tim peringkat kedua RB Leipzig, yang akan bertandang ke Hoffenheim, memiliki 21 poin.
“Kami mengatakan di babak pertama bahwa kami harus terus menyerang dan menciptakan peluang,” ujar Kane.
“Untungnya kami mendapatkan penalti dan dari sana permainan menjadi lebih terbuka,” jelasnya.
Bayern memiliki penguasaan bola dan peluang, namun tim tamu bertahan dengan kuat dengan kiper Augsburg, Nediljko Labrovic menggagalkan peluang Kane dan dua kali dari Jamal Musiala untuk menjaga pertandingan tetap tanpa gol di babak pertama.
Rekannya di Bayern, Manuel Neuer yang telah pulih dari cedera tulang rusuk untuk memulai pertandingan, tidak dapat berbuat banyak di bawah mistar gawang.
Musiala, Leon Goretzka dan Michael Olise hampir saja mencetak gol setelah jeda. Labrovic dan lini pertahanan Augsburg mampu bertahan.
Kemudian Mads Pedersen diganjar kartu kuning karena melakukan handball setelah tinjauan VAR dan Kane memecah kebuntuan di menit ke-63.
Bayern terus melanjutkan pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 80%, namun harus menunggu Keven Schlotterbeck yang dihukum melalui VAR atas pelanggaran terhadap Kane.
Kane memastikan hasil akhir di menit ketiga waktu tambahan dan masih ada waktu baginya untuk mencetak gol lainnya.
Ini merupakan kemenangan ketujuh Bayern secara beruntun sejak 23 Oktober ketika mereka kalah di Barcelona 4-1 di Liga Champions.
“Kami memiliki pekan yang besar di depan dengan PSG di Liga Champions, lalu Dortmund dan Leverkusen di Piala Jerman. Kami berada dalam momen yang bagus, kami merasa baik dan harus menjaga momentum,” tegas Kane.
Editor : Bahana.