Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Erik ten Hag Kecam Proses Dibalik Keputusan Kontroversial VAR Setelah Kekalahan Manchester United dari West Ham

Satria Putra Sejati • Senin, 28 Oktober 2024 | 21:14 WIB
Erik Ten Hag (credit: Soccrates)
Erik Ten Hag (credit: Soccrates)

RADAR JOGJA - Erik ten Hag mengecam proses di balik keputusan kontroversial yang membuat Jarrod Bowen mencetak gol melalui penalti yang memberi West Ham kemenangan 2-1 atas Manchester United di London Stadium pada Minggu (27/10) malam.

Manchester United mengira mereka telah melakukan cukup banyak hal untuk mendapatkan satu poin di London timur sebelum Video Assistant Referee (VAR) Michael Oliver merekomendasikan pemeriksaan di lapangan untuk penalti setelah tabrakan antara Matthijs de Ligt dan Danny Ings menit akhir pertandingan.

Meskipun kontak antara keduanya terlihat sedikit, wasit David Coote setuju dengan rekomendasi VAR untuk memberikan penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Bowen untuk memastikan kekalahan Setan Merah.

“Jadi pertama-tama, dalam sepak bola tidak selalu tim terbaik yang menang, dan hari ini ada yang jelas dan jelas dan jelas dan jelas bukan bagaimana VAR bekerja,” kata Ten Hag.

“Bagaimana mereka bekerja, bagaimana mereka menjalankan prosesnya. Dan sebelum musim ini mereka menjelaskan proses dari VAR dan hanya ketika sudah jelas dan nyata maka mereka harus ikut campur,” imbuhnya.

“Jadi apa yang tidak mereka lakukan saat melawan Tottenham Hotspurs di mana mereka seharusnya melakukannya untuk membatalkan kartu merah Bruno [Fernandes]. Ada keputusan yang salah dan sekarang mereka membuat keputusan yang salah lagi dengan ikut campur dan keduanya berdampak besar pada hasil pertandingan,” jelasnya.

Pelatih asal Belanda itu tidak berusaha untuk melemparkan kritik terhadap personel manapu. Namun, ketika diberikan pertanyaan apakan dia merasa Coote dipengaruhi dalam kasus ini oleh Oliver sebagai wasit yang lebih senior.

Ten Hag menjawab: “Saya mengkritik prosesnya dan... Di luar lapangan jelas, VAR adalah Michael Oliver, tetapi juga di dalam lapangan, Anda harus membuat keputusan di saat-saat terakhir. Dan dia, saya pikir, memiliki waktu tiga menit untuk memutuskan dan membuat keputusan ini. Tapi kemudian Anda harus menunjukkan kepribadian yang besar untuk mengingat kembali keputusan ini.”

Kekalahan tersebut membuat Manchester United turun ke peringkat 14 klasemen setelah mereka dilompati oleh West Ham.

Tim asuhan Ten Hag hanya memenangkan tiga dari sembilan pertandingan pertama mereka di Premier League/ Liga Inggris musim ini, sesuatu yang menurut Ten Hag disebabkan oleh kurangnya keberuntungan.

“Pada saat ini, jelas keberuntungan tidak berpihak pada saya [tetapi] ini bukan tentang saya, ini tentang tim, dan tidak berpihak pada kami,” ungkapnya.

“Dan musim lalu tidak berbeda, tetapi pada akhirnya kami membalikkan keadaan dan kami sangat bertekad untuk melakukan hal yang sama hari ini," lanjutnya.

“Tapi kami harus membalikkan keadaan dan itu akan berbalik jika kami terus bermain seperti yang kami mainkan sekarang dan, di bulan ini, Brentford, Fenerbahce kami memainkan sepak bola yang sangat bagus,” tegasnya.

Manchester United akan menjamu Leicester City di babak 16 besar Carabao Cup pada hari Kamis sebelum menghadapi tim asuhan Enzo Maresca, Chelsea, di Old Trafford.

Editor : Bahana.
#kontroversial #liga inggris #michael oliver #manchester united #var #premier league #erik ten hag #west ham #wasit