RADAR JOGJA - Sebuah superkomputer telah memprediksi bagaimana Inggris akan tampil di Piala Dunia 2026 di bawah asuhan pelatih baru, Thomas Tuchel.
Tuchel telah menandatangani kontrak 18 bulan dengan the Three Lions yang akan membuatnya bertanggung jawab atas tim untuk turnamen Piala Dunia 2026.
Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich ini akan membawa harapan Inggris di pundaknya saat ia ingin melakukan yang lebih baik dari usaha Gareth Southgate di Euro musim panas lalu.
Tuchel terlihat cukup tenang dengan tekanan tersebut, dengan menegaskan bahwa dia “tidak merasakan” beban ekspektasi, bahkan di kursi pelatih tim nasional Inggris.
Hal tersebut mungkin dikarenakan dia yakin bahwa dia akan dapat membangun fondasi yang telah dibangun oleh Southgate selama delapan tahun terakhir.
Dan sebuah simulasi Piala Dunia di sebuah komputer super juga memiliki ide yang sama, memprediksi bahwa Tuchel akan dapat melampaui pencapaian terbaik Southgate di Piala Dunia dalam kesempatan pertamanya.
Para ahli di balik SimWorldCup telah menyarankan bahwa Inggris akan berhasil meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Simulasi mereka menunjukkan anak asuh Tuchel melenggang mulus di babak penyisihan grup dan melaju hingga ke semi-final sebelum mengalami kekalahan dari musuh yang sudah tidak asing lagi - Spanyol.
Kekalahan 1-0 dari Spanyol di semi-final akan membuat mereka harus menghadapi perebutan tempat ketiga melawan Uruguay. Sebuah pertandingan yang diprediksi akan dimenangkan oleh Inggris dengan skor 1-0.
Hal tersebut merupakan satu langkah lebih baik daripada yang dilakukan Southgate pada turnamen pertamanya di Piala Dunia 2018.
Pemain pemberani asuhan Southgate berhasil mencapai semi-final di Rusia, di mana mereka tersingkir oleh Kroasia di babak perpanjangan waktu.
Namun mantan manajer Inggris tersebut tidak berhasil mengalahkan Belgia dalam perebutan tempat ketiga, dan akhirnya harus puas berada di posisi keempat dalam turnamen debutnya.
Tentu saja, Southgate juga berhasil mencapai dua putaran final Piala Eropa di tahun 2021 dan 2024.
Tuchel sepertinya didatangkan oleh FA dengan tujuan untuk mengamankan kejayaan Piala Dunia di tahun 2026 dan sebuah hasil akhir di peringkat ketiga mungkin tidak cukup untuk membuatnya mendapatkan perpanjangan kontrak.
Namun, prediksi superkomputer melihat Jerman meraih beberapa kemenangan yang mengesankan di sepanjang turnamen.
The Three Lions memuncaki grup mereka dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan atas Korea Selatan, Paraguay dan Afrika Selatan.
Sementara upaya mereka untuk lolos ke babak sistem gugur termasuk kemenangan atas Panama, tuan rumah Amerika Serikat dan Belgia.
Dan anak asuh Tuchel siap untuk memainkan sepak bola yang atraktif jika simulasi ini benar, saat Inggris mencetak 17 gol dan hanya kemasukan tiga gol dari prediksi superkomputer.
Di sisa turnamen, superkomputer ini memprediksi bahwa Argentina akan memenangkan Piala Dunia kedua mereka dengan mengalahkan Spanyol 1-0 di final.
Sementara itu, tuan rumah Wales dan Skotlandia berhasil lolos dari grup mereka sebelum tersingkir di babak 32 besar oleh Belgia dan Prancis.
Editor : Bahana.