RADAR JOGJA - Pep Guardiola mengatakan bahwa ia belum memutuskan apakah ia akan tetap berada di Manchester City setelah akhir musim ini.
Pelatih berusia 53 tahun ini memiliki kontrak di Etihad Stadium hingga Juni 2025 dan telah berulang kali mengelak ketika ditanya apakah ia akan memperpanjang kontraknya.
Masa depannya semakin diragukan setelah klub mengkonfirmasi bahwa teman dekatnya yang juga direktur sepak bola City, Txiki Begiristain, akan hengkang di musim panas.
Hal ini memicu spekulasi bahwa Guardiola telah memutuskan untuk berhenti setelah Piala Dunia Antarklub FIFA, namun ia menegaskan bahwa ia belum mengambil keputusan.
“Itu tidak benar, saya harus merenungkan hal ini,” ujar Guardiola dalam sebuah wawancara dengan acara TV Italia, Che tempo che fa.
Ketidakpastian masa depan Guardiola di Manchester City juga menimbulkan spekulasi bahwa ia akan mengambil alih posisi manajer Inggris menjelang Piala Dunia 2026.
Mantan bos Barcelona ini pernah mengatakan di masa lalu bahwa ia ingin memimpin sebuah tim nasional di turnamen internasional.
Dia menolak saran bahwa dia telah setuju untuk meninggalkan The Citizens dan melatih The Three Lions. Namun dia membiarkan pintu terbuka untuk pendekatan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) saat mereka terus mencari pengganti permanen Gareth Southgate.
“Itu tidak benar, saya dapat berjanji kepada Anda bahwa jika saya membuat keputusan apakah akan bertahan atau meninggalkan [City], saya akan memberi tahu Anda,” imbuhnya.
“Saya bahkan tidak tahu. Tapi apa pun bisa terjadi dalam hidup,” tegasnya.
Manchester City telah bergerak cepat untuk menghindari gangguan yang tidak perlu menyusul keputusan Begiristain untuk pergi, mengumumkan bahwa Hugo Viana dari Sporting Lisbon akan mengambil alih posisi tersebut di musim panas.
Klub juga menginginkan transisi yang mulus jika Guardiola pergi.
Mereka berharap keputusan akan dibuat antara jeda internasional November dan maksimal tahun baru untuk memberikan waktu yang cukup bagi pelatih baru untuk dipilih jika diperlukan.
Editor : Bahana.