Ketua Pengprov Aeromodelling FASI DIY Kolonel Tek Tunjung P. Adi mengatakan jika dilihat dari hasil babak kualifikasi (BK) PON lalu, maka cabang olahraga (cabor) Aeromodelling DIY optimistis bisa meraih tiga medali di ajang PON 2024 mendatang.
"Ini adalah target kami dan KONI DIY," tegasnya, Kamis (30/5).
Menurut Tunjung, bukan tanpa alasan pihak mentargetkan tiga medali itu.
Walaupun sempat absen di ajang PON Papua 2021 lalu, cabor Aeromodelling DIY ini sudah sejak 2004 lolos ke PON.
kontingen DIY sendiri juga termasuk daerah yang ditakuti di olahraga Aeromodelling.
Total, ada lima atlet putra yang akan diberangkatkan oleh Pengprov Aeromodelling FASI DIY di ajang PON 2024 nanti.
Kelima atlet tersebut adalah Aulia Khoirin Danur Purwanto (yang akan turun di nomor OHLG (pa) dan F1H), Ndaru Joko Prabowo (yang akan turun di nomor OHLG (pa), F1H, F1A, F3J INA, F3J FAI, dan F2C Pilot), Fugo Ardhika Tama yang akan turun di nomor, OHLG (pa), F1H, dan F2C Mekanik), Tono Purwanto (yang turun di nomor F3J INA dan F3J FAI) serta Paulus Nicholas Trimaharto (yang akan turun di nomor F3R INA dan F3R FAI).
Tunjung menyatakan walaupun olahraga Aeromodelling ini berkaitan dengan cuaca, namun kontingen DIY optimistis bisa meraih target.
"Harusnya kami meloloskan enam atlet , tapi kuotanya hanya lima," ucapnya.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Kenali Ciri-Ciri Lemah Jantung yang Wajib Diketahui!
Bagi Tunjung, di ajang PON 2024 nanti lawan terberat dari kontingen DIJ adalah Jawa Timur dan DKI Jakarta.
Namun hal itu bukan menjadi suatu masalah. Sebab selama ini para atlet Aeromodelling DIY menjadi pemusatan latihan daerah (Puslada) PON dengan perkembangan yang lancar dan sangat bagus.
"Kalau kami full alat yang main, jadi hanya skill saja yang dikembangkan. Pertahanan fisik perlu tapi alat dan cuaca yang menentukan. Kami selalu menekankan latihan teknik aja," ucapnya.
Tak hanya itu saja, Tunjung juga berharap agar para atletnya nanti pada saat hari pelaksanaan PON bisa memberikan penampilan yang maksimal dan memiliki kondisi yang prima.
Sehingga mereka bisa meraih target yang direncanakan selama ini.
"Kami tidak ada kendala selama Puslada. Alat dan sebagainya tidak ada kendala. Tapi kami tetap membutuhkan dukungan dari KONI DIJ," tandasnya.
Editor : Bahana.