Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Adrian Jova Mahardika Asal Bantul Mewakili Indonesia di Kejuaraan Voli Internasional, Latihan Keras, Luka Kaki sampai Bernanah Tetap Main

Cintia Yuliani • Senin, 7 Juli 2025 | 03:41 WIB

 

Marselinus Adrian Jova Mahardika
Marselinus Adrian Jova Mahardika

RADAR JOGJA - Sedari kecil menekuni olahraga voli dengan kegigihan dan ketekunannya, ia pun mewakili Indonesia di ajang internasional. Ya, berawal dari berlatih di rumah hingga berbagai kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, nasional, Marselinus Adrian Jova Mahardika kini go international.

 

Remaja berusia 15 ini sebelumnya mempunyai mimpi  mewakili Indonesia dalam kejuaraan internasional. Kini hal tersebut bisa dicapai melalui ajang ASEAN Men’s U16 Volleyball Championship 2025. Keberhasilan pelajar asal Padukuhan Kanutan, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, ini tak terlepas dari dukungan kedua orang tua dan gurunya. 


Namun perjuangannya tidak hanya soal teknik dan taktik. Jauh dari rumah, ia harus meninggalkan sekolah dan menghadapi tantangan besar. Pada saat persiapan melawan tiga negara di Thailand di sela-sela latihannya, ia terkena cedera luka di kaki.  


"Pas latihan dan uji coba sebelum Thailand, luka di kaki makin parah sampai bernanah. Tapi saya tetap main, tetap lawan,” tutur Adrian.


Latihan keras setiap hari membuatnya harus membagi waktu dengan ujian sekolah. Meski diberikan keringanan oleh guru-gurunya untuk mengikuti ujian secara daring, tetap saja fisik dan mentalnya diuji. Ujian berlangsung tak lama setelah sesi latihan yang melelahkan.


"Latihan jam 8, terus jam 10 udah harus ikut ujian online. Ya lumayan capek, tapi harus bisa bagi waktu,” ujarnya.


Dukungan keluarga, terutama sang ayah yang dulunya juga suka voli, menjadi semangat tersendiri. Sang ayah bahkan ikut melatihnya di rumah, dari teknik dasar hingga mental bertanding.


Sekolah tempatnya menimba ilmu, di SMPN 2 Kretek, juga memberikan sokongan besar. Setiap dua kali seminggu ia berlatih untuk mengasah kemampuannya, karena ia masuk dalam KKO (kelas khusus olahraga). 


Berkat prestasinya, ia mendapatkan tawaran dari SMAN 1 Sewon untuk masuk ke KKO di SMA itu.  "Saya ditawari langsung masuk lewat jalur prestasi," ujarnya.


Di balik kegigihannya di lapangan, Adrian menyimpan mimpi lain yang tak kalah besar, menjadi polisi sekaligus atlet voli. Kini, menjelang keberangkatannya ke Thailand pada 10 Juli, Adrian menjalani latihan akhir di Bogor. Dari desa, kini ia akan tampil di kancah Asia Tenggara, membawa nama Indonesia. (laz)

Editor : Herpri Kartun
#go internasional #kejurda #voli #International #nasional #U16 #provinsi #Bambanglipuro #UNY #kabupaten #asean #adrian #volleyball