RADAR JOGJA - Pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2024 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, dua sosok guru luar biasa menjadi pusat perhatian atas dedikasi dan inspirasi mereka dalam dunia pendidikan.
Melalui penghargaan Anugerah Guru Hebat Indonesia, keduanya diakui sebagai teladan bagi ribuan guru di seluruh negeri.
Mereka adalah Melan Ahmad, yang dikenal sebagai Mbah Guru Matematika di TikTok, dan Kuswanto, pejuang pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) di Sigi, Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Turun Langsung Tinjau Banjir Kampung Melayu dan Cawang, Gibran Serukan Penanganan Berbasis Jangka Panjang
Mbah Guru Matematika: Mengajar Tanpa Batas di Era Digital
Melan Ahmad, atau yang akrab disapa Mbah Melan, adalah bukti nyata bahwa semangat mengajar tidak memudar meski usia senja.
Pria kelahiran Aceh tahun 1945 ini telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan selama lebih dari 30 tahun.
Setelah pensiun pada 2018, ia memutuskan untuk tetap mengabdi melalui platform digital TikTok.
Berbeda dengan Mbah Melan, Kuswanto adalah sosok guru yang berjuang di garis depan pendidikan untuk wilayah 3T.
Sebagai guru di SD Negeri Kayumpia, Sigi, Sulawesi Tengah, Kuswanto menghadapi tantangan besar untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan akses pendidikan.
Baca Juga: Viral! Pedagang Ketiban Rezeki, Orang Kaya Banjir Doa Gegara Borong Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Numpang Berteduh dan Tlaktir Tetangga
Kesulitan akses pendidikan di wilayah ini mendorong Kuswanto mendirikan Gubuk Baca, sebuah ruang belajar sederhana yang menjadi tempat anak-anak belajar dan membaca.
Gubuk ini dirancang khusus untuk anak-anak yang tidak dapat bersekolah karena harus membantu orang tua mereka berkebun.
Dengan upaya kerasnya, Kuswanto memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak di komunitasnya.
Baca Juga: BPJ Rekrut Mantan Pemain Timnas Basket U-18 Jan Misael Panagan untuk Perkuat Tim di IBL Musim 2025
Presiden Prabowo Subianto secara langsung memberikan apresiasi kepada kedua guru ini.
Menurutnya, semangat Mbah Melan yang menggunakan teknologi modern untuk mengajar, dan perjuangan Kuswanto yang tak kenal lelah di daerah terpencil, adalah inspirasi nyata bagi semua tenaga pendidik.
Kisah mereka menunjukkan bahwa pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dari platform digital hingga gubuk sederhana, selama ada semangat untuk mencerdaskan bangsa.
Editor : Winda Atika Ira Puspita