Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mbah Guru Matematika dan Pejuang Gubuk Baca, Kisah Dua Guru Inspiratif yang Membawa Pendidikan Indonesia ke Tingkat Baru

Izzatul Akmal Fikri • Sabtu, 30 November 2024 | 23:31 WIB
Melan Ahmad dan Kuswanto menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa mereka dalam dunia pendidikan di Hari Guru Nasional 2024.
Melan Ahmad dan Kuswanto menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa mereka dalam dunia pendidikan di Hari Guru Nasional 2024.

RADAR JOGJA - Pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2024 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, dua sosok guru luar biasa menjadi pusat perhatian atas dedikasi dan inspirasi mereka dalam dunia pendidikan.

Melalui penghargaan Anugerah Guru Hebat Indonesia, keduanya diakui sebagai teladan bagi ribuan guru di seluruh negeri.

Mereka adalah Melan Ahmad, yang dikenal sebagai Mbah Guru Matematika di TikTok, dan Kuswanto, pejuang pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) di Sigi, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Turun Langsung Tinjau Banjir Kampung Melayu dan Cawang, Gibran Serukan Penanganan Berbasis Jangka Panjang

Mbah Guru Matematika: Mengajar Tanpa Batas di Era Digital


Melan Ahmad, atau yang akrab disapa Mbah Melan, adalah bukti nyata bahwa semangat mengajar tidak memudar meski usia senja.

Pria kelahiran Aceh tahun 1945 ini telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan selama lebih dari 30 tahun.

Setelah pensiun pada 2018, ia memutuskan untuk tetap mengabdi melalui platform digital TikTok.

Berbeda dengan Mbah Melan, Kuswanto adalah sosok guru yang berjuang di garis depan pendidikan untuk wilayah 3T.

Sebagai guru di SD Negeri Kayumpia, Sigi, Sulawesi Tengah, Kuswanto menghadapi tantangan besar untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan akses pendidikan.

Baca Juga: Viral! Pedagang Ketiban Rezeki, Orang Kaya Banjir Doa Gegara Borong Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Numpang Berteduh dan Tlaktir Tetangga

Kesulitan akses pendidikan di wilayah ini mendorong Kuswanto mendirikan Gubuk Baca, sebuah ruang belajar sederhana yang menjadi tempat anak-anak belajar dan membaca.

Gubuk ini dirancang khusus untuk anak-anak yang tidak dapat bersekolah karena harus membantu orang tua mereka berkebun.

Dengan upaya kerasnya, Kuswanto memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak di komunitasnya.

Baca Juga: BPJ Rekrut Mantan Pemain Timnas Basket U-18 Jan Misael Panagan untuk Perkuat Tim di IBL Musim 2025

Presiden Prabowo Subianto secara langsung memberikan apresiasi kepada kedua guru ini.

Menurutnya, semangat Mbah Melan yang menggunakan teknologi modern untuk mengajar, dan perjuangan Kuswanto yang tak kenal lelah di daerah terpencil, adalah inspirasi nyata bagi semua tenaga pendidik.

Kisah mereka menunjukkan bahwa pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dari platform digital hingga gubuk sederhana, selama ada semangat untuk mencerdaskan bangsa.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#guru luar biasa #presiden prabowo subianto #Anugerah Guru Hebat #hari guru nasional #Pendidikan #Mbah Guru Matematika #kisah guru