Mayat Pria tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Bawah Jembatan Baru UGM

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:36 WIB
EVAKUASI: Petugas saat mengangani penemuan mayat di sungai bawah Jembatan Baru UGM Selasa (1/9). (Dokumentasi BPBD Sleman)
EVAKUASI: Petugas saat mengangani penemuan mayat di sungai bawah Jembatan Baru UGM Selasa (1/9). (Dokumentasi BPBD Sleman)

SLEMAN - Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran sungai bawah Jembatan Baru UGM, Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sleman Selasa (1/9) sekitar pukul 11.00. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar sehari sebelum ditemukan.

PS Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang sedang mencari lumut di sekitar sungai. Penemuan itu kemudian disampaikan kepada warga lain yang berjualan angkringan di sekitar lokasi.

Baca Juga: Rumah Warga Kebumen Terbakar gegara Kabel Internet Dipakai untuk Instalasi Listrik

Setelah memastikan adanya mayat, warga melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan kepolisian. Petugas Polsek Mlati kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 12.00 dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman untuk melakukan identifikasi serta penanganan.

"Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Argo saat dikonfirmasi Selasa (1/9).

Argo menyebut korban hingga kini masih berstatus tanpa identitas. Dari pemeriksaan awal, korban diketahui memiliki tinggi badan sekitar 168 sentimeter, bertubuh gemuk, serta memiliki tato pada bagian dada dan perut.

Petugas juga menemukan luka lecet pada bagian telinga kanan. Sementara itu, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu hari sebelum ditemukan. "Korban diperkirakan telah meninggal dunia kurang lebih satu hari sebelum ditemukan," lanjut Argo.

Baca Juga: Ikut Merawat Jiwa Keistimewaan Yogyakarta, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Kesejahteraan Warga

Hingga kini, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban. Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian.

Argo mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat laki-laki untuk segera melapor kepada kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan korban jika menemukan kejadian serupa. Masyarakat diminta segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.

"Apabila ada kejadian seperti ini, masyarakat jangan menyentuh maupun memindahkan korban. Segera laporkan agar bisa ditangani sesuai prosedur," pesannya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Bambang Kuntoro mengatakan penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di aliran sungai.

 

Dari pemeriksaan awal, terdapat luka benturan pada bagian belakang kepala. BPBD turut melakukan penanganan dan evakuasi korban dari lokasi. "Ciri fisik korban laka air ini badannya gemuk," katanya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
jembatan baru ugm Mayat laki-laki tanpa identitas Polresta Sleman BPBD Sleman Polsek Mlati