Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Resmi Diluncurkan, Gondola Ketep Pass Magelang Dijajal 200 Orang Per Hari

N
Penulis: Naila Nihayah❯
DAYA TARIK: Pengunjung tampak menikmati wahana baru berupa gondola di Ketep Pass Magelang. (Dokumentasi Edwar untuk Radar Jogja)
DAYA TARIK: Pengunjung tampak menikmati wahana baru berupa gondola di Ketep Pass Magelang. (Dokumentasi Edwar untuk Radar Jogja)

Advertisement

MAGELANG - Wahana gondola di Ketep Pass, Magelang belum resmi diluncurkan dan belum gencar dipromosikan. Namun, minat pengunjung sudah terlihat. Saat uji coba akhir pekan, wahana kereta gantung tersebut mampu menarik sekitar 200 orang per hari.

Gondola mulai diuji coba kepada pengunjung sejak Sabtu pekan lalu. “Dari sisi keselamatan juga sudah ready. Yang terpenting bagi kami keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung,” kata Kepala Bagian Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Magelang Edwar Alfian saat dihubungi Minggu (4/10).

Gagasan menghadirkan kereta gantung bahkan sudah muncul sejak 2021 setelah pengelola melakukan studi banding ke Klaten. Dalam rencana awal, gondola sempat digagas untuk menghubungkan Ketep Pass dengan Air Terjun Kedung Kayang. Ada pula konsep cable car seperti yang digunakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Namun, konsep tersebut kemudian disesuaikan dengan karakter Ketep Pass sebagai destinasi wisata alam. Gondola akhirnya dirancang sebagai wahana untuk menikmati panorama kawasan dari ketinggian. Bukan sebagai sarana transportasi antardestinasi.

Dia menyebut, lintasan gondola di Ketep Pass memiliki panjang sekitar 150 meter dengan ketinggian sekitar enam hingga tujuh meter dari titik awal hingga akhir. Meski lintasannya relatif pendek, panorama menjadi daya tarik utama karena lokasinya berada di kawasan perbukitan.

Advertisement

Lintasan tersebut berada di sekitar Menara Langit yang menghadap ke Gunung Merapi dan Merbabu. Pengunjung dapat menikmati pemandangan kedua gunung tersebut dari gondola sekaligus menjadikannya latar foto maupun video.

Wahana terdiri atas dua pilihan. Pertama, gondola berbentuk kereta tertutup dengan kapasitas empat orang. Kedua, wahana terbuka yang disebut pengelola sebagai “kursi sultan”, juga berkapasitas empat orang. Keduanya menggunakan jalur yang sama dengan titik awal dan akhir berada di lokasi yang sama.

Untuk menikmati wahana tersebut, pengunjung dikenai tarif Rp 25 ribu. Harga itu, kata Edwar, sengaja dibuat terjangkau agar gondola dapat dinikmati berbagai kelompok masyarakat.

“Kami menyasar semua pangsa pasar, all segment. Tidak harus mahal,” paparnya.

Menariknya, pembangunan gondola tidak menggunakan APBD. Wahana tersebut dibangun melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau vendor yang menempati lahan milik pengelola Ketep Pass dengan mekanisme sewa. (aya/eno)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan ke Ketep Pass Magelang, Pengunjung Tembus 2.000 Per Hari

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan ke Ketep Pass Magelang, Pengunjung Tembus 2.000 Per Hari

Destinasi wisata Ketep Pass di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan kunjungan selama pekan pertama libur sekolah. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan pengelola jauh ...

Pakai RMU, Penggilingan Padi Listrik Diklaim Hemat Biaya 50 Persen dan Tarik Minat Anak Muda

Pakai RMU, Penggilingan Padi Listrik Diklaim Hemat Biaya 50 Persen dan Tarik Minat Anak Muda

Gubernur Jateng saat memberikan bantuan teknologi RMU kepada Gapoktan Maju Makmur, Kamis (5/11).Pakai RMU, Penggilingan Padi Listrik Diklaim Hemat Biaya 50 Persen dan Tarik Minat Anak Muda

Kena Tol Jogja-Bawen Pematang Sawah Dibayar Rp 15 Juta, Akan Digunakan untuk Makan   

Kena Tol Jogja-Bawen Pematang Sawah Dibayar Rp 15 Juta, Akan Digunakan untuk Makan  

Kena Tol Jogja-Bawen Pematang Sawah Dibayar Rp 15 Juta, Akan Digunakan untuk Makan  

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer