SLEMAN - PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa (RUPST & LB) tahun buku 2025, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan diselenggarakan secara luring di Baki Restaurant dan daring melalui fasilitas electronic general meeting system KSEI.
Kegiatan ini membahas sejumlah mata acara kinerja perseroan tahun buku 2025 dan pergantian dewan komisaris maupun direksi IBOS.
Teddy Verian Salim ditunjuk menggantikan T Guntur Pasaribu sebagai komisaris.
Lalu Lie Kienata sebagai komisaris independen mengganti Sihol Siagian.
Nurlisawati turut dipilih sebagai direktur keuangan yang sebelumnya diisi oleh Chandra Adhi Pradana.
Direktur Utama IBOS, Edi Nugroho menjelaskan, perubahan jajaran ini dilakukan setiap lima tahun.
Tujuannya adalah penyegaran organisasi untuk bisa menunjang ekspansi perusahaan ke depannya.
Harapannya IBOS dapat terus bersaing dengan kompetitor dan mengadopsi keinginan market.
"Memang yang dimasukkan dalam jajaran IBOS adalah orang-orang yang mempunyai visi misi yang sama dan bagus," katanya ditemui di sela-sela acara.
Kesempatan ini juga dilakukan dengan penyelenggaraan public expose tahun 2026 untuk memberi paparan pada publik tentang IBOS.
Dalam kesempatan ini, Edi mengungkapkan bahwa pelaporan kinerja IBOS bahwa prospek industri food and beverage (F&B) di Indonesia sangat menjanjikan.
Proyeksinya bisa tumbuh tujuh persen per tahun hingga 2029.
Hal ini didorong dengan gaya hidup modern dan konsumsi domestik yang tinggi.
"Sektor ini menawarkan peluang kewirausahaan besar, inovasi produk, dan karier yang menjanjikan," katanya.
Baca Juga: Polbangtan Kementan Perkuat Mutu Pendidikan melalui Reakreditasi Prodi Teknologi Pakan Ternak
Menurutnya, industri F&B saat ini tidak sekadar menyediakan makanan dan minuman yang lezat.
Hal terpenting justru bisa memberikan pengalaman makan yang luar biasa pada pelanggan.
Adaptasi pada teknologi termasuk layanan pengiriman makanan berbasis aplikasi baginya juga jadi hal krusial.
"Tentu kami selalu optimistis untuk bisa memenuhi target terhadap rencana ekspansi. Agar nantinya kami bisa membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya," ucapnya.
Edi juga memberikan penjelasan terkait pengembangan perseroan dari waktu ke waktu. Salah satunya pada 2025 saat melakukan rebranding dari D'Monaco Restaurant yang dikenal dengan cita rasa kuliner barat menjadi BAKI Restaurant dengan hidangan nusantara.
Baca Juga: Lionel Scaloni Pastikan Lionel Messi Tidak Akan Menjadi Starter saat Argentina Lawan Yordania
Termasuk menambah unit bisnis dengan membangun Kim's Bar & Kitchen maupun Donna Bar and Lounge.
IBOS melalui anak usahanya, yakni PT Kairos Sukses Indonesia juga memperkenalkan Salzburg.
Minuman ringan berupa sparkling drink non-alkohol berbahan konsentrat buah asli yang pertama ada di Indonesia.
Lewat jargon "Feel the Spirit", Salzburg memadukan cita rasa modern dan sporty dengan sensasi sparkling yang ringan.
Harapannya bisa menghadirkan pengalaman rasa yang otentik dan menyegarkan bagi konsumen.
Baca Juga: Regenerasi Berujung Penolakan, Puluhan Pengurus PAC PKB Sleman Kembalikan Seragam Partai
"Kami memang akan selalu melakukan ekspansi sesuai dengan apa yang kita janjikan dengan para stakeholder dan para pemegang saham," katanya.
IBOS juga membuka unit usaha bernama Rey's Mediterranean Kitchen pada Jumat (15/5/2026) lalu dengan target kalangan menengah atas.
Perseroan juga akan membuka kafe dan produk F&B dengan jaringan Segafredo Zanetti Espresso Worldwide Ltd di seluruh Indonesia, kecuali Jakarta.
Misalnya, di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Ngurah Rai Bali. (del)
Editor : Meitika Candra Lantiva