Kini tanpa Perlu lewat Asrama, Pemulangan Jemaah Haji Sleman Terus Berproses
Delima Purnamasari• Minggu, 7 Juni 2026 | 20:15 WIB
Jemaah calon haji bersiap diberangkatkan dari Masjid Agung Sleman menuju Embarkasi YIA, Kulon Progo, Rabu (22/4/2026). Tahun ini, sebanyak 1.516 orang asal Kabupaten Sleman akan menunaikan ibadah haji. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.
SLEMAN - Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sleman terus berproses. Lewat debarkasi haji di Yogyakarta International Airport (YIA), jemaah haji bisa pulang tanpa harus melalui asrama terlebih dahulu.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sleman Siti Bahronah. Saat ini dia sebut masih ada jemaah Bumi Sembada yang belum kembali dari sejumlah kloter. Di antaranya kloter 5, kloter 22, 24, dan 26.
"Untuk yang meninggal di Makkah ada dua orang. Sampai saat ini belum ada yang terkendala pulang karena sakit. Harapannya tidak ada," katanya dikonfirmasi, Minggu (7/6).
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY Sylvia Rosetti menjelaskan, pemulangan lewat YIA memang menggunakan mekanisme baru. Saat jemaah datang dari pesawat maka akan diterima oleh petugas imirasi. Paspornya akan dikumpulkan oleh ketua rombongan yang akan diserahkan pada ketua kloter lalu diberikan petugas imigrasi. Jemaah juga akan melakan serangkaian pemeriksaan bea cukai dan kesehatan.
"Ketika selesai dan dinyatakan clear semua ada seremonial sedikit kemudian dipulangkan. Jemaah dijemput bus dari daerah," katanya.
Menurutnya, mekanisme baru tanpa melalui asrama ini lebih efisien. Baik dari segi anggaran, waktu, hingga tenaga bagi petugas maupun jemaah sendiri. Ke depan mekanisme ini akan terus dievaluasi untuk benar-benar mendapatkan sistem yang ideal dan bisa mengutamakan kenyamanan jemaah. (del)