Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

57 Kali Api Muncul di dalam Rumah, Warga Seyegan Sleman Mengaku Belum Bisa Tidur Nyenyak Selama Sepekan

Fahmi Fahriza • Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:56 WIB
Situasi rumah keluarga Agus Yani, setelah kurang lebih seminggu terakhir terus bermunculan api yang membakar berbagai barang dan perabot rumah tangga. (Fahmi Fahriza /Radar Jogja)
Situasi rumah keluarga Agus Yani, setelah kurang lebih seminggu terakhir terus bermunculan api yang membakar berbagai barang dan perabot rumah tangga. (Fahmi Fahriza /Radar Jogja)

 

 

SLEMAN - Fenomena kemunculan api secara berulang yang terjadi di rumah milik Agus Yani di Padukuhan Kasulan, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Sleman, masih menyisakan tanda tanya. 

Api tersebut muncul pertama kali sejak Jumat (22/5/2026) malam di berbagai sudut rumah.

Hingga Sabtu (30/5/2026) dini hari, kobaran api dilaporkan masih muncul di sejumlah titik di rumah tersebut.

Baca Juga: Cerdas Cermat Era 90-an Tingkatkan Semangat Belajar Siswa, Disdikpora DIY: Masih Relevan Hingga Kini

Pemilik rumah, Bu Agus menuturkan, bahwa kejadian pertama terjadi sekitar sepekan lalu.

Saat itu sebagian anggota keluarga telah beristirahat, sementara salah satu anaknya masih terjaga dan sedang menggosok pakaian.

"Anak saya yang pertama melihat. Dia bilang ada kain di tengah rumah yang tiba-tiba keluar api,"  ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Tidak lama setelah kejadian pertama, api kembali muncul di lokasi berbeda.

Baca Juga: Tepati Janji, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum Berikan Tiket untuk Pertandingan Pembuka Piala Dunia untuk Pemenang Kontes

 

Pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, kobaran api terlihat merambat pada daun pintu kamar.

Siang harinya, api kembali muncul dan membakar bagian lain rumah.

Menurut Bu Agus, sejak saat itu titik kemunculan api terus berpindah-pindah tanpa pola yang jelas.

Mulai dari kain, sofa, kasur, kursi, hingga barang-barang rumah tangga lainnya.

"Awalnya saya berpikir itu kebakaran biasa. Saya masih positive thinking," katanya.

 

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447H

Namun, frekuensi kemunculan api yang terus berulang membuat keluarga mulai kesulitan menjalani aktivitas normal.

Dalam rentang sepekan, keluarga nyaris tidak bisa beristirahat dengan tenang karena harus terus berjaga.

"Kalau mau tidur paling anak-anak yang tidur. Kalau orang tuanya tidak berani karena dua sampai tiga jam sekali ada yang terbakar," ujarnya.

Bu Agus mengatakan, total kejadian yang tercatat hingga Sabtu dini hari mencapai 57 kali.

Peristiwa terakhir terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

"Terakhir tadi pagi, sekitar jam tiga dini hari masih ada kejadian lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Wujudkan Mimpi Masa Kecil untuk Gabung Barcelona, Anthony Gordon: Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari penyebab munculnya api tersebut. Salah satunya dengan menguras dan membersihkan septic tank setelah muncul dugaan adanya gas yang memicu kebakaran.

Menurut Bu Agus, proses pengurasan dilakukan atas rekomendasi pihak yang melakukan pemeriksaan di lokasi.

Septic tank dibongkar, dibersihkan, dan disedot untuk memastikan tidak ada sumber gas yang tersisa.

Namun demikian, meski cara tersebut sudah dilakukan, tidak lama setelah proses tersebut selesai, api kembali muncul.

"Setelah septic tank disedot dan diperiksa, sekitar lima belas menit kemudian bantal yang ada di atas meja malah terbakar lagi," ujarnya.

Baca Juga: Disdukcapil Bantul Dekatkan Layanan, Gelar Sidang Akta Kematian di Kantor Kalurahan

Kejadian tersebut semakin menambah kebingungan keluarga.

Bahkan, api disebut tidak hanya muncul di dalam rumah, tetapi juga sempat terlihat di area luar bangunan.

"Yang sekarang merambat sampai bawah pohon pisang. Padahal itu sudah di luar area rumah,"  katanya.

Sejumlah barang-barang sempat terbakar di dalam rumah Agus Yani, warga Seyegan, Sleman.
Sejumlah barang-barang sempat terbakar di dalam rumah Agus Yani, warga Seyegan, Sleman.

 

Meski menghadapi situasi yang menguras tenaga dan pikiran, ia dan keluarganya mengaku berusaha tetap sabar.

Ia juga menyerahkan sepenuhnya penyelesaian persoalan tersebut kepada proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Saya ikhlas dan sabar. Ini datangnya dari Allah dan saya percaya nanti juga akan berakhir dan dibantu oleh Allah," ujarnya.

Baca Juga: Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Inovasi, Pilih RSUD Prambanan Saja

Secara pribadi, ia berharap penyebab pasti kemunculan api segera terungkap sehingga keluarganya dapat kembali menjalani kehidupan normal setelah sepekan terakhir dihantui rasa waswas dan kurang tidur.

"Sampai sekarang penyebabnya belum diketahui. Kami masih menunggu hasil penyelidikan," pungkasnya. (iza)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Api Muncul di dalam Rumah #Warga Seyegan #Agus Yani #Sleman #fenomena