Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Telur Bebek Anjlok, PPBN Desak Pemerintah Turun Tangan

Nanang Febriyanto • Minggu, 10 Mei 2026 | 21:40 WIB
Persatuan Peternak Bebek Nasional (PPBN) dalam forum Rembug Nasional Peternak Rakyat bertema “Harga Pakan Melambung, Harga Telur Bikin Kembung” di Sleman Minggu (10/5).
Persatuan Peternak Bebek Nasional (PPBN) dalam forum Rembug Nasional Peternak Rakyat bertema “Harga Pakan Melambung, Harga Telur Bikin Kembung” di Sleman Minggu (10/5).

SLEMAN - Di tengah gencarnya wacana ketahanan pangan nasional, peternak bebek rakyat justru menjerit. Harga telur bebek ambruk, sementara biaya pakan terus meroket.

Kondisi itu memicu protes dari Persatuan Peternak Bebek Nasional (PPBN) dalam forum Rembug Nasional Peternak Rakyat bertema “Harga Pakan Melambung, Harga Telur Bikin Kembung” di Sleman Minggu (10/5).

Forum yang dihadiri koordinator PPBN se-Jawa itu menyoroti nasib peternak rakyat yang dinilai semakin terpinggirkan di tengah isu swasembada pangan yang belakangan ramai digaungkan pemerintah.

Ketua Umum PPBN Mohammad Rosul mengatakan, harga telur bebek saat ini sudah jatuh di bawah biaya produksi. Banyak peternak disebut mulai kesulitan membeli pakan hingga mempertahankan populasi ternaknya.

Baca Juga: Rusak Fasilitas SMK Taman Karya Madya, 22 Pelajar SMK Nawa Bakti Hanya Dibina

“Peternak sekarang bukan lagi mencari keuntungan. Bertahan hidup saja sudah susah. Harga telur jatuh terus, tapi pakan naik tanpa jeda,” ujar Rosul sela kegiatan. 

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa terus dibiarkan. PPBN mendesak pemerintah segera turun tangan mengendalikan harga sekaligus memperbaiki tata niaga telur bebek rakyat.

PPBN juga memastikan akan melayangkan surat audiensi ke Komisi IV DPR RI untuk membawa langsung persoalan peternak ke tingkat pusat.

“Kami ingin tahu sejauh mana keberpihakan negara kepada peternak rakyat. Jangan bicara ketahanan pangan kalau peternaknya justru gulung tikar,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan Haryono, salah satu peternak peserta rembug nasional. Ia menyebut dalam dua bulan terakhir harga pakan ternak naik hingga tiga kali.

Di sisi lain, harga telur bebek justru terus melemah di pasaran. "HPP telur bebek sekitar Rp 1.732 per butir. Tapi sekarang di tingkat peternak hanya dihargai Rp 1.400 sampai Rp 1.500. Selisihnya jauh. Ini yang bikin peternak megap-megap,” katanya.

Sebagai bentuk protes, PPBN juga membagikan 30 ribu butir telur bebek gratis kepada masyarakat di simpang Ringroad Utara UPN Sleman.

Aksi itu menjadi simbol kekecewaan peternak terhadap anjloknya harga telur sekaligus lemahnya perlindungan pasar bagi peternak rakyat.

Baca Juga: Gagal Angkat Trofi Championship Musim 2025/2026, Rencana Arak-arakan  Juara PSS Sleman Dipastikan Batal

“Kalau kondisinya terus begini, peternak bisa habis satu per satu. Padahal mereka bagian penting dari rantai pangan nasional,” pungkas Rosul. (naf)

Editor : Bahana.
#persatuan peternak bebek nasional #harga telur bebek jatuh #Sleman #Telur Bebek #bebek