Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dampak Hujan Lebat, Sejumlah Talut di Sleman Ambrol

Delima Purnamasari • Rabu, 15 April 2026 | 21:00 WIB
GOTONG ROYONH: Pembersihan material longsor di Candibinangun Sleman akibat hujan deras Selasa (14/4). (Dokumentasi BPBD Sleman)
GOTONG ROYONH: Pembersihan material longsor di Candibinangun Sleman akibat hujan deras Selasa (14/4). (Dokumentasi BPBD Sleman)

SLEMAN - Hujan deras beserta angin kencang melanda Kabupaten Sleman pada Selasa (14/4) sekitar pukul 17.45. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah titik longsor maupun kerusakan bangunan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Raden Haris Martapa menyebut, lokasi paling banyak terdampak berada di Kapanewon Pakem. Ada talut Lapangan Cemoroharjo, Candibinangun yang longsor dan menganggu ruas Jalan Pakisaji hingga Watugendong. Hanya saja untuk saat ini akses jalan sudah bisa lancar.

Lalu ada kanopi ukuran 16 x 2 meter roboh di TKA Aba Blembem Lor, Harjobinangun yang akan dibenahi oleh pihak yayasan. Titik yang lain ada di Randu Hargobinangun. Ada talut jalan ambrol sedalam dua meter dengan panjang 2,5 meter. "Talut ini membahayakan pengguna jalan dan akan dibenahi oleh warga sekitar," katanya dikonfirmasi Rabu (15/4).

Baca Juga:  36 Tahun Struktur Crossway Justru Picu Banjir, Bersih Sampah tiap Pagi usai Hujan: Kini Warga Desak Jembatan Dibangun Ulang

Dampak hujan juga terjadi di Kapanewon Cangkringan. Ada talut jalan sepanjang 15 meter dengan tinggi 2,5 meter longsor yang menutup akses jalan masuk Desa Wisata Pentingsari di Umbulharjo. Pagi ini warga tengah melakukan gotong royong untuk melakukan penanganan.

Titik lainnya berada di Kapanewon Tempel. Talut Sungai Pelem sepanjang 20 meter, lebar satu meter, dan tinggi tiga meter mengalami keretakan. Di talut ini terdapat dua tonggak pohon dengan ketinggian empat dan lima meter.

"Pohon ini berisiko roboh jika talut tetap tergerus aliran Sungai Pelem atau terdampak dari getaran kendaraan berat yang lewat. Saat ini masih proses penanganan," tambah Haris.

Baca Juga: ASN Bermedsos, DPRD Kulon Progo Ingatkan Jangan Lupa Tugas Utama

Lokasi terdampak lain berada di Wonokerto, Turi. Pondasi dan pagar batako milik Kandang Kelompok Ngudi Makmur di roboh dan akan dibenahi oleh anggota kelompok kandang. Sementara di Umbulmartani, Ngemplak, ada tanggul ambrol ke sungai yang menyebabkan alirannya terganggu dan berpotensi mengakibatkan luapan ke perumahan warga. Sampai saat ini masih ditangani.

Selain itu, ada satu kejadian di Sinduharjo, Ngaglik. Dampak banjir Sungai Boyong membuat sampah berserakan yang menutup akses jembatan penyebrangan. "Kami telah lakukan asesmen kejadian dan penanganan dampak longsor. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini," ujarnya. (del/eno) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman\ #Akses Jalan #Hujan lebat #Kabupaten Sleman #Talut