SLEMAN - Bulan Ramadan kerap kali jadi momen krisis stok darah lantaran jumlah pendonor yang menurun. Untuk itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman menyiapkan berbagai program antisipasi. Termasuk mengintensifkan program jemput bola.
Ketua PMI Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini menjelaskan, salah satu langkah yang disiapkan adalah dengan menyebarkan surat permohonan ke masjid-masjid.
Untuk nantinya bisa menyelenggarakan donor darah pada malam hari usai tarawih. Usai masjid menjawab dengan menyampaikan jumlah sasarannya, petugas menindaklanjuti dengan membawa mobil donor.
Editor : Sevtia Eka Novarita