SLEMAN - Penumpang Bandar Udara Adisujtipto periode 15 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 naik 132 persen dibanding tahun lalu. Jumlahnya mencapai 13.117 penumpang. Sedangkan pada Posko Nataru 2024, penumpang hanya 5.880 orang.
"Kami menyampaikan apresiasi pada semua pihak yang mendukung kelancaran posko pelayanan angkutan udara periode Nataru kali ini," kata General Manager Bandar Udara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi dalam keterangan tertulisnya Senin (5/1).
Sementara untuk jumlah penerbangan pesawat, kali ini mencapai 308 penerbangan. Meningkat 152 persen dibanding tahun lalu sejumlah 122 penerbangan. Pada periode nataru kali ini sejumlah maskapai juga mengajukan ekstra penerbangan dengan total sebanyak 70 penerbangan.
Secara keseluruhan, untuk trafik selama tahun 2025 dari Januari sampai Desember, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 139.699 penumpang. Angka ini meningkat sepuluh persen dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 126.757 penumpang. Sedangkan untuk pergerakan pesawat mencapai 3.319 penerbangan. Angka ini juga meningkat 31 persen jika dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.536 penerbangan.
Wibowo menjelaskan, rute penerbangan tertinggi dari Bandar Udara Adisutjipto masih dari dan menuju Jakarta. Jumlahnya mencapai 137.884 penumpang. Selanjutnya rute Karimunjawa sebanyak 759 penumpang. Sisanya terbagi rute penerbangan Bandung, Pangandaran, Surabaya, dan lainnya.
"Semakin bertambahnya trafik kami berharap akan bertambah pula rute baru yang disediakan oleh maskapai. Jadi menambah pilihan pernerbangan," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita