SLEMAN - Pedagang sembako di Pasar Godean mengeluhkan sepinya pembeli saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Terlebih posisi lapak yang kurang strategis, karena berada di bagian timur.
Pedagang sembako Pasar Godean Maryanti mengungkapkan, selain faktor posisi, menurut Maryanti masalah akses parkir juga disebut menjadi kendala. Sebab lokasi parkir yang terpusat di sisi utara dan tengah membuat pengunjung enggan berjalan jauh hingga ke sudut timur pasar. "Kalau tidak punya langganan yang biasa ya sepi," sebutnya Jumat (26/12).
Wanita berusia 63 tahun ini menyebutkan, belum ada pergerakan signifikan dari sisi omzet maupun jumlah kunjungan. "Memang pengunjung baru mulai berdatangan, tapi biasanya yang ramai itu di bagian kuliner belut atau camilan. Kalau di sini kan termasuk pinggir sendiri," ungkapnya.
Sementara Tinah, pedagang sembako lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Lapaknya yang berada di jalur buntu membuatnya jarang tersentuh oleh langkah kaki pembeli. "Orang-orang tidak lewat sini," ujar wanita berusia 55 tahun ini.
Meski dihimpit kondisi pasar yang tak menentu, Tinah memilih untuk tetap bersyukur. Sebab baginya, kesehatan menjadi modal utama untuk terus menyambung hidup di tengah ketatnya persaingan pasar modern dan tata letak pasar yang baru. "Kalau saya kan generasi tua, yang penting bersyukur saja," katanya. (ayu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita