Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aktivitas Gunung Merapi Masih Siaga, Empat Awan Panas Guguran Teramati Mengarah Barat Daya

Iwa Ikhwanudin • Senin, 22 Desember 2025 | 15:08 WIB
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga) berdasarkan laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Dalam periode pengamatan Minggu, 21 Desember 2025 pukul 00.00–24.00 WIB, teramati empat kali awan panas guguran dengan arah luncur ke sektor barat daya.

Gunung Merapi yang berada di wilayah administratif Sleman (DIY), Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah) tersebut menunjukkan aktivitas kegempaan dan visual yang masih cukup signifikan. Awan panas guguran tercatat meluncur melalui Kali Bebeng dan Kali Boyong dengan jarak maksimum mencapai 1.200 meter.

Selain itu, BPPTKG juga mencatat 22 kali guguran lava ke arah barat daya melalui Kali Sat/Putih, Kali Krasak, dan Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum hingga 1.800 meter dari puncak.

Asap Kawah Teramati Hingga 100 Meter

Secara visual, Gunung Merapi tampak jelas hingga tertutup kabut level 0–III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal dan tinggi 10–100 meter di atas puncak.

Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Merapi bervariasi mulai cerah, berawan, mendung hingga hujan. Suhu udara berkisar 17,3–27,8 derajat Celsius, kelembapan 65,8–99,7 persen, dengan curah hujan mencapai 48 mm per hari. Angin bertiup lemah ke arah timur.

Aktivitas Kegempaan Masih Tinggi

Sepanjang periode pengamatan, tercatat aktivitas kegempaan yang didominasi oleh guguran dan gempa hybrid. Rinciannya meliputi 82 kali gempa guguran, 62 kali gempa hybrid/fase banyak, 6 kali gempa vulkanik dangkal, serta 2 kali gempa tektonik jauh. Aktivitas ini mengindikasikan suplai magma masih berlangsung di tubuh Gunung Merapi.

Warga Diminta Patuhi Rekomendasi

BPPTKG kembali menegaskan potensi bahaya berupa awan panas guguran dan guguran lava di sektor selatan–barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Pada sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan. Warga juga diminta mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” demikian keterangan dalam laporan yang disusun oleh Erwin Widyon.

Data aktivitas Gunung Merapi ini bersumber dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan BPPTKG melalui sistem pemantauan MAGMA Indonesia. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #Gunung Merapi #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #Erupsi Merapi #Kabupaten Sleman #merapi erupsi #lava pijar