Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aktivitas Merapi 10 Desember 2025: 12 Guguran Lava Teramati, Status Siaga Level III

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:09 WIB
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

SLEMAN — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi sepanjang periode pengamatan Rabu, 10 Desember 2025, pukul 00.00–24.00 WIB. Gunung yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah ini masih berstatus Level III (Siaga).

Cuaca Mendung, Angin Tenang ke Timur

Selama pengamatan, kondisi cuaca cenderung mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara tercatat berada pada kisaran 17,8–27°C, dengan kelembaban mencapai 70,2–99% serta tekanan udara 871,8–916,1 mmHg. Adapun curah hujan harian tercatat 6 mm.

Visual Merapi Tertutup Kabut, Asap Kawah Tak Teramati

Gunung Merapi terlihat berkabut dengan intensitas 0 hingga III. Asap kawah tidak teramati selama pengamatan.

Kegempaan: 100 Gempa Guguran dan 53 Hybrid

BPPTKG mencatat aktivitas kegempaan yang masih tinggi:

Guguran: 100 kali

Amplitudo 2–21 mm, durasi 44,11–217,73 detik

Hybrid/Fase Banyak: 53 kali

Amplitudo 2–29 mm, selisih S-P 0,2–0,9 detik, durasi 11,18–55,49 detik

12 Guguran Lava ke Barat Daya, Meluncur Hingga 2 Km

Sebanyak 12 kali guguran lava teramati meluncur ke sektor barat daya, menuju hulu Kali Sat/Putih dan Kali Bebeng, dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

Potensi Bahaya dan Zona Rawan

BPPTKG menegaskan kembali potensi bahaya yang harus diwaspadai masyarakat:

Arah Selatan–Barat Daya

Sungai Boyong: maksimal 5 km

Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: maksimal 7 km

Arah Tenggara

Sungai Woro: maksimal 3 km

Sungai Gendol: maksimal 5 km

Material lontaran eksplosif dapat mencapai radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung, sehingga potensi awan panas guguran (APG) dapat meningkat di daerah potensi bahaya.

Imbauan untuk Masyarakat

BPPTKG memberikan rekomendasi resmi bagi warga di sekitar Merapi:

1. Tidak melakukan aktivitas apa pun di zona potensi bahaya.

2. Mewaspadai potensi APG dan lahar, terutama saat hujan.

3. Mengantisipasi dampak abu vulkanik bila terjadi erupsi.

4. Perubahan aktivitas signifikan akan segera diikuti dengan evaluasi status Merapi.

Laporan ini disusun oleh Tri Mujiyanta berdasarkan data KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan BPPTKG. Informasi resmi dapat diakses melalui kanal MAGMA Indonesia dan media sosial PVMBG. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kondisi Merapi #Gunung Merapi #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #Erupsi Merapi #lava pijar