Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perempuan Berperan sebagai Penyeimbang Dinamika Politik

Yogi Isti Pujiaji • Jumat, 7 November 2025 | 14:10 WIB
Ani Martanti ST - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman
Ani Martanti ST - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman

SLEMAN - Kehadiran politisi perempuan di lembaga parlemen memiliki fungsi vital. Bukan sekadar memenuhi syarat keterwakilan perempuan dalam proses pemilihan legislatif (pileg). Politisi perempuan bisa menjadi penyeimbang lembaga legislatif dalam setiap pembahasan kebijakan publik dan regulasi daerah. Sekaligus mejadikan setiap keputusan pemerintahan lebih humanis.


Terlebih jika politikus perempuan duduk di kursi pimpinan. Sebagaimana Ani Martanti ST yang menjabat wakil ketua I DPRD Kabupaten Sleman. Kehadiran kader Partai Kebangkitan Bangsa itu terbukti bisa menjadi mesin penggerak parlemen sehingga berjalan on the track.


Selain sering memimpin sidang-sidang kegiatan kedewanan, Ani kerap didaulat menjadi delegasi dalam ajang forum komunikasi pimpinan maupun sosial masyarakat.


Sosok yang pernah menjabat ketua Komisi A bidang pemerintahan itu selalu terlibat dalam rapat-rapat penting berkaitan dengan fungsi dewan. Khususnya di Badan Anggaran dan Badan Musyawarah. Termasuk merumuskan dan menyusun agenda kegiatan dewan. "Sentuhan perempuan itu bisa menetralisasi suasana. Sehingga ruang sidang lebih harmonis dan tidak terkesan kaku. Apalagi ini kan lembaga politik yang serba tak terduga," ungkapnya kemarin (6/11).


Menurut Ani, sebagai penyeimbang dalam dinamika lembaga politik, politisi perempuan harus tetap berhati baja. Tidak mudah terbawa perasaan. Tapi tetap mengedepankan logika. "No hard feelings," tegasnya.


Bahkan sebagai pimpinan dewan sekalipun. Ani menegaskan, kewajiban sebagai seorang ibu dalam keluarga harus tetap didahulukan dari urusan lainnya. "Kepentingan keluarga tidak bisa dikesampingkan. Kewajiban sebagai ibu tetap harus dilaksanakan," katanya.


Sekadar bercerita, tiap pagi Ani selalu menyempatkan diri mengantar anak-anaknya ke sekolah. Demikian pula menjemput mereka sepulang sekolah. Itu menjadi rutinitasnya di tengah seabrek kesibukan di DPRD Kabupaten Sleman.


Selain itu, aktivitas sosial juga tetap dilakukan. Demi menjaga konstituen dan kepercayaan publik. Tak jarang, seandainya tak bisa hadir di tengah konstituen, Ani tetap memfasilitasi berbagai kegiatan masyarakat. Misalnya menjadikan rumahnya sebagai tempat pertemuan warga. "Di kantor dewan boleh menjadi pimpinan. Tapi di rumah tetap sebagai ibu rumah tangga. Di masyarakat harus bisa jadi panutan," tutur Ani. (yog)

 

 

Editor : Herpri Kartun
#Politik #DPRD Kabupaten Sleman #wakil rakyat #pemilihan legislatif