SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman tahun ini turut mengerjakan lima proyek perbaikan jalan maupun jembatan. Hal ini penting lantaran infrastruktur merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Fauzan Ma’aruf menyebut, proyek yang pertama adalah peningkatan Jalan Paket 4 Genitem-Klaci dengan nilai kontrak Rp 2,8 miliar. Pekerjaan dimulai sejak 22 September hingga 20 November. Ada pula proyek peningkatan Jembatan Denokan dengan nilai kontrak Rp 442 juta. Dikerjakan 22 September hingga 20 Desember.
"Lalu ada peningkatan Jembatan Bawuk senilai Rp 397 juta. Mulai digarap 17 September hingga 15 November," terangnya.
Proyek keempat ada peningkatan Jembatan Tobongsari senilai Rp 1,6 miliar yang mulai dikerjakan pada 22 September hingga 20 Desember 2025. Terakhir ada peningkatan gorong-gorong Cebongan senilai Rp 297 juta. Dimulai 17 September hingga 16 Oktober.
"Pengadaan proyek ini didanai lewat APBD perubahan tahun 2025. Total nilai kontrak mencapai Rp 5,37 miliar," tambah Fauzan.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut, berkomitmen untuk memperbaiki seluruh jalan di Bumi Sembada termasuk jalan desa. Agar bisa mulus, baik, dan layak dilalui kendaraan. Dia menegaskan bahwa ini adalah program prioritas. Termasuk memperbaiki sarana jembatan penghubung antarwilayah.
"Kami juga memperhatikan penerangan jalan umum karena fungsinya penting di malam hari. Akses ini berkaitan dengan kenyamanan masyarakat," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita