SLEMAN - Kabupaten Sleman berhasil menjuarai Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) IV DIY 2025. Kontingen Bumi Sembada memperoleh 170 emas, 178 perak, dan 203 perunggu pada ajang Porda. Sementara di Peparda, mengumpulkan 62 emas, 74 perak, dan 69 perunggu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Heru Saptono memastikan, akan ada kenaikan bonus sepuluh persen dibandingkan gelaran Porda maupun Peparda sebelumnya. Bonus ini akan diberikan pada atlet yang memperoleh emas, perak, maupun perunggu.
"Sebelumnya Rp 17 juta untuk emas, jadi tahun ini tinggal ditambahkan sepuluh persen," tambahnya.
Heru menyebut, dana yang diberikan pada atlet Porda maupun Peparda akan sama. Hal ini sebagai bentuk realisasi semangat hidup manusia yang setara.
"Kalau bonus atlet saja bisa tahun ini jadi sebelum keringatnya kering kami berikan. Tapi untuk pelatih di tahun berikutnya," bebernya.
Heru menyebut, untuk anggaran murni baik bonus maupun persiapan Porda dan Peparda mencapai Rp 13 miliar. Setelah itu, juga menerima tambahan dari hibah. Berdasarkan simulasi hitungan, dia yakin anggaran ini cukup untuk memberi bonus para atlet.
Sementara itu, Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Ibnu Pujarta menjelaskan, anggaran makan bergizi gratis yang dialihkan mencapai Rp 76,3 miliar.
Termasuk disalurkan sebagai hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk penghargaan atlet sebanyak Rp 8,5 miliar. Termasuk National Paralympic Committee (NPC) Sleman sebesar Rp 1,6 miliar. "Memang ini tambahan untuk bonus atlet yang berprestasi di Porda," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita