SLEMAN - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi pada Kamis (21/8/2025) lalu.
Peristiwa ini turut disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan lain.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Bambang Kuntoro menyebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 hingga 17.30.
Ini menyebabkan tiga kejadian di Kapanewon Turi.
Terdiri dari dua pohon tumbang yang menimpa kabel listrik.
Lalu satu rumah limasan yang roboh.
"Rencananya bangunan akan digunakan untuk rumah makan."
"Sudah ditangani semua terkondisi," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Jumat (22/8).
Taksiran kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
Dia menyebut saat kejadian telah dilakukan koordinasi dengan tim reaksi cepat bersama dengan PLN dan relawan.
Untuk dilakukan penanganan awal dan kajian cepat.
Sementara untuk dampak hujan deras dan angin kencang terjadi pada Selasa (19/8) lalu, Bambang mengatakan kerugian ditaksir mencapai Rp 55 juta.
Di dalamnya ada 37 titik terdampak yang tersebar di delapan kapanewon.
"Ada dari Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Prambanan, Mlati, Minggir, dan Moyudan," terangnya.
Berdasarkan asesmen terdiri dari 22 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak berat, 16 pohon tumbang, 2 baliho rusak, dan empat sekolah terdampak. (del)
Editor : Iwa Ikhwanudin