Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lakukan Evaluasi, Bupati Sleman Harda Kiswaya Sebut Jangan Ada Lagi Pegawai yang Galak dan Toilet Kotor

Delima Purnamasari • Selasa, 8 Juli 2025 | 04:40 WIB

 

Bupati Sleman Harda Kiswaya saat evaluasi pegawai Senin (7/7).
Bupati Sleman Harda Kiswaya saat evaluasi pegawai Senin (7/7).
 

SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan evaluasinya bagi pegawai di sekretariat daerah. Utamanya agar tidak ada lagi pegawai yang galak dan toilet yang kotor.

"Ramah tamah wajib agar orang yang datang krasan. Tapi masih ada yang belum bisa menerjemahkan dengan baik. Ada yang galak dan judes," katanya.

Pelayanan yang tidak baik, pun berdampak pada Harda. Mantan Sekda Sleman ini juga menyebut, tamunya pernah mencapai seratus orang sehari. Hingga saat ini pun masih ada banyak tamu yang datang ke kantornya.

"Kalau pegawai punya semangat membantu harusnya tamu saya berkurang. Tapi masih ada yang belum bisa menerjemahkan kebutuhan masyarakat," keluhnya.

Dia juga ingin, mereka yang bekerja di kantor bupati ini memiliki kesadaran akan kebersihan. Tidak lagi ada tisu berceceran di toilet, dan perkakas tidak dipakai menumpuk di pojokan.

Bahkan soal mencuci karpet musala saat sudah bau, hingga lumut licin di jalan, bisa ditangani. Kalau pun ada kursi dan meja yang tidak layak juga bisa segera diganti.

"Saya pengen ada kesadaran itu sudah berjalan dengan baik sehingga masyarakat dipuaskan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menyebut, jumlah pegawai di sekretariat daerah sekitar 230 orang. Masukan dari bupati dia sebut sebagai bagian dari upaya memajukan Bumi Sembada. "Ini demi mewujudkan sleman maju, adil, makmur, lestari, berkeadaban," katanya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Sekretariat Daerah #judes #toilet #pegawai #kesadaran #kebersihan #galak #Bupati Sleman Harda Kiswaya