Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sapi Kurban di Desa Jebres, Sruweng Mengamuk dan Rusak Motor Warga

M
Penulis: Muhammad Hafied❯
INSIDEN : Warga Desa Jabres, Kecamatan Sruweng berjibaku melumpuhkan sapi yang mengamuk saat hendak disembelih, Rabu (27/5). Peristiwa amukan sapi itu juga mengakibatkan sepeda motor warga dan tenda di lokasi acara rusak. (M Hafied/Radar Jogja)
INSIDEN : Warga Desa Jabres, Kecamatan Sruweng berjibaku melumpuhkan sapi yang mengamuk saat hendak disembelih, Rabu (27/5). Peristiwa amukan sapi itu juga mengakibatkan sepeda motor warga dan tenda di lokasi acara rusak. (M Hafied/Radar Jogja)

Advertisement

KEBUMEN - Suasana perayaan Idul Adha di RT 02/RW 02 Desa Jabres, Kecamatan Sruweng mendadak tegang setelah seekor sapi mengamuk saat akan disembelih Rabu (27/5) pagi. Dalam insiden ini satu unit motor milik warga yang sedang terparkir rusak karena menjadi sasaran amukan sapi.

Peristiwa sapi mengamuk ini terjadi sekira pukul 08.00. Bermula ketika petugas jagal hendak membawa seekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO) ke tempat penyembelihan. Namun tak disangka, sapi tersebut tiba-tiba lepas kendali. Petugas bersama warga seketika berupaya mengendalikan keadaan.

Baca Juga: Komisi D DPRD DIY Soroti Kekerasan Jalanan Anak, Peran Keluarga Faktor Utama dalam Pengawasan Anak

Sesaat kemudian, sapi berwarna putih itu justru semakin memberontak. Tali pengikat pada sapi terlepas dan berlari ke arah kendaraan yang sedang terparkir. Akibatnya satu motor milik warga rusak pada bagian bodi setelah menjadi sasaran amukan sapi. "Takut banget. Kok bisa sapinsampai begitu, semua diterjang," kata salah satu warga Nurhasanah kepada Radar Jogja.

Advertisement

Suasana semakin tegang ketika sapi semakin sulit dikendalikan. Selain motor, sapi tersebut juga nyaris merobohkan tenda acara setelah terseruduk. Melihat kejadian itu masyarakat yang berada di lokasi langsung berhamburan karena takut terkena amukan sapi.

Petugas jagal hewan kurban Aggih Trianto, 31, menjelaskan, ada banyak faktor hewan ternak berubah menjadi agresif. Salah satunya kerumunan warga yang membuat hewan merasa terancam. Kemudian, jika melihat lokasi penyembelihan, titiknya berada tak jauh dari rel kereta. Tingginya intensitas kereta yang melintas menurutnya juga berpengaruh terhadap kondisi sapi. "Saya sudah usul, tahun berikutnya harus dibuat tempat khusus. Tidak dekat warga sama jalur kereta," ujarnya.

Advertisement

Dengan modal kekompakan dan kesabaran warga, sapi tersebut akhirnya berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun sejumlah petugas mengalami luka ringan saat berupaya menenangkan sapi. "Saya kebanting dua kali, tapi masih aman cuma luka sedikit," ungkapnya. (fid)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Robohkan Sapi Hanya 19 Detik, RPH Giwangan Sembelih Ratusan Hewan Kurban di Momen Idul Adha 

Robohkan Sapi Hanya 19 Detik, RPH Giwangan Sembelih Ratusan Hewan Kurban di Momen Idul Adha 

Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja kembali menjadi rujukan penyembelihan hewan kurban di momen Idul Adha. Proses penyembelihan di tempat terbilang cukup efisien dan cepat. Bahkan untuk sapi besar.

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Prabowo Disembelih Sasar 600 KK di Enam Padukuhan Kulon Progo

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Prabowo Disembelih Sasar 600 KK di Enam Padukuhan Kulon Progo

Sapi bantuan masyarakat (banmas) dari Presiden RI Prabowo Subianto telah disembelih hari ini, Rabu (27/5/2026).  Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada 600 penerima (KK). Setiap penerima diperkirakan mendapatkan

Untuk Kurban, Presiden Prabowo Pilih Sapi PO Kebumen dengan Bobot Nyaris Satu Ton

Untuk Kurban, Presiden Prabowo Pilih Sapi PO Kebumen dengan Bobot Nyaris Satu Ton

Penyerahan sapi jenis Peranakan Ongole (PO) bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk diserahkan kepada masyarakat Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor. (Dokumentasi Distapang Kebumen)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer