Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Libur Lebaran, Puskesmas Rawat Inap di Sleman Tetap Buka 24 jam

Delima Purnamasari • Kamis, 27 Maret 2025 | 04:25 WIB
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama. (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama. (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

SLEMAN - Selama libur Lebaran puskesmas rawat inap di Kabupaten Sleman tetap buka 24 jam. Hal ini guna memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan akses layanan kesehatan. 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama menjelaskan, pihaknya bersama fasilitas layanan kesehatan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya pelayanan. Terhitung pada 27 Maret hingga 7 April 2025.

"Pada tanggal tersebut puskesmas non-rawat inap buka 07.30 hingga 19.00," katanya. 

 Baca Juga: BNN Sleman Lakukan Tes Urine pada 41 Awak Kendaraan Umum di Terminal Condongcatur, Seluruhnya Negatif

Cahya menyebut sudah ada jadwal piket di luar jam kerja. Terdiri dari dokter, bidan atau perawat,  petugas administrasi, dan pengemudi ambulans. 

"Puskesmas siap sedia memberikan pertolongan pertama pada penyakit dan kecelakaan," tambahnya.

Begitu juga untuk ambulans serta pengemudi yang siaga 24 jam. Baik itu rujukan maupun untuk bantuan evakuasi korban jika diperlukan. 

 Baca Juga: Tes Narkoba Sasar Kru Angkutan Umum di Terminal Palbapang, Tak Ada yang Positif

"Koordinasi ambulans gawat darurat medis dapat menghubungi call center UPTD Public Safety Center Sleman Emergency Service," jelasnya. 

Di sisi lain, sebagai antisipasi kedaruratan kelahiran selama cuti bersama ini puskesmas telah melakukan identifikasi. Utamanya bagi ibu hamil risiko tinggi dengan hari perkiraan kelahiran rentang 7 hingga 15 April 2024. Selanjutnya, berkoordinasi dengan Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif. 

 Baca Juga: Terima Rp 1,6 Miliar UGR Tol Jogja-Bawen, Keluarga Sariyah Bisa Mudik Bareng ke Magelang: 'Alhamdulillah'

Cahya turut menyebut setidaknya telah ada 14 rumah sakit yang jadi rujukan kegawatdaruratan. Misalnya, RSUP Dr Sardjito, RSUD Sleman, dan RSUD Prambanan. 

 

"Untuk kasus kejadian luar biasa dapat menghubungi dinas kesehatan," tambahnya. 

 

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Marketing RSIY PDHI Ali Roo'in Mas'uul menjelaskan, RSIY PDHI turut ditunjuk menjadi lokasi rujukan kecelakaan lalu lintas. Termasuk pusat tim reaksi cepat penjemputan khususnya di exit tol Tamanmartani. 

 

"Kami mempersiapkan UGD 24 jam. Dilengkapi dengan berbagai alat penunjang medis. Mulai dari laboratorium, radiologi, sampai farmasi," katanya. (del) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Call Center #RSIY PDHI #evakuasi korban #kegawatdaruratan #RSUD Prambanan #rsud sleman #Cahya Purnama #fasilitas layanan kesehatan #libur lebaran #Kabupaten Sleman #puskesmas #Dinas Kesehatan Sleman #UPTD Public Safety Center Sleman Emergency Service #buka 24 jam #masyarakat #ambulans #rawat inap #RSUP Dr Sardjito #rujukan