SLEMAN - Warga Padukuhan Pundung, Tirtomartani, Kalasan, Sleman mengeluhkan jalan desa yang tertutup lantaran pembangunan proyek Tol Jogja-Solo. Kondisi ini membuat mereka harus memutar lebih jauh daripada sebelumnya.
Salah satu warga Pundung Prasetya menjelaskan, jalan tersebut menghubungkan dua dusun di Pundung. Yakni Dusun Pundung dan Klenggukan.
Dia menyebut, awalnya ada dua akses jalan yang menghubungkan dua wilayah tersebut. Namun, kini hanya tinggal satu jalan saja yang tersisa dengan dibuat terowongan di bawah bangunan Tol Jogja-Solo. Sementara satu jalan lagi tidak dibuat akses jalan.
"Ketika sosialisasi dulu bilangnya jalan kembali jadi jalan. Tapi ini tinggal satu saja," katanya.
Di sisi lain, warga juga mengeluh soal saluran irigasi yang ikut terdampak. Pembangunannya baru sebagian sehingga ketika hujan, air kerap meluap.
"Pengennya sebisa mungkin dua akses jadi lebih enak," katanya.
Sementara itu, Carik Kalurahan Tirtomartani Bekti Susanto turut membenarkan keluhan warga ini. Bahkan, Ketua DPRD Sleman Y Gustan Ganda juga sempat meninjau lokasi jalan yang dikeluhkan.
Bekti menyebut, pihaknya telah dua kali bersurat ke kabupaten untuk diteruskan ke Jasa Marga. Namun, permohonan tersebut belum dikabulkan.
"Saya dengar itu karena area sekitarnya sawah bukan permukiman, jadi dibuat satu akses saja," katanya.
Menurutnya, ketika jalan bantu di sekitar tol bisa permanen digunakan warga persoalan ini tidak akan terlalu bermasalah. Namun, hal ini belum ada kepastian lantaran jalan bantu ini berada di wilayah tol.
Dia menyebut, kejadian serupa pernah terjadi di Padukuhan Kedulan. Salah satu jalan yang menghubungkan Dusun Kedulan dan Gayamsari tertutup. Namun, setelah bersurat akhirnya jalan tersebut dibuka aksesnya.
"Mungkin warga juga bertanya yang dulu bisa, kenapa yang ini enggak," katanya.
Bekti pun juga membenarkan soal saluran irigasi yang kerap meluap. Hal ini karena belum selesainya pembangunan. "Saluran yang dibuat baru bagian timur jalan kalau yang sebelah barat jalan belum," katanya.
Sementara itu, Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Area DIY PT Adhi Karya (Persero) Tbk Agung Murhandjanto masih belum merespons hingga berita ini diturunkan. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita