Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

200 Ribu Masyarakat Sleman Jadi Sasaran PKG, Dinas Kesehatan Prediksi Akan Banyak Ditemukan Penyakit Tidak Menular

Delima Purnamasari • Selasa, 4 Februari 2025 | 05:00 WIB

LAYANAN GRATIS: Pemeriksaan kesehatan yang digelar di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Senin (3/2/2025).
LAYANAN GRATIS: Pemeriksaan kesehatan yang digelar di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Senin (3/2/2025).
 

SLEMAN - Sebanyak 200 ribu masyarakat Kabupaten Sleman akan menjadi target pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) pada 2025. Dinas Kesehatan Sleman memprediksi akan banyak ditemukan penyakit tidak menular.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama menjelaskan, PKG ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat. Di dalamnya ada tiga sasaran. Mulai dari masyarakat sesuai hari ulang tahun, anak sekolah, serta sasaran khusus untuk ibu hamil dan balita.

"PKG ini sangat penting. Harapannya semua stakeholder bisa bersama berkolaborasi agar PKG berjalan sesuai rencana," jelasnya

 Baca Juga: Ilegal! Satpol PP Segel Menara Telekomunikasi di Mantrijeron: Berada di Sumbu Filosofi Tak Mungkin Berizin

Proses pemeriksaan sendiri diawali dengan pengisian kuisoner. Nanti hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan pemeriksaan.

"Kalau hasil kuisoner mendekati gula bisa diperiksa sampai fungsi ginjal. Kalau ternyata jantung akan dilakukan pemeriksaan sesuai," tambahnya.

Cahya memprediksi, dalam PKG ini akan banyak ditemukan penyakit tidak menular. Misalnya, hiperkolestrol, gula darah tinggi, dan asam urat.

"Jadi berbagai penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup dan pola makan akan banyak muncul," ungkapnya.

Meski demikian, dia menegaskan untuk kebutuhan obat di Kabupaten Sleman dipastikan akan mencukupi. Terlebih, dari pemerintah pusat juga memberikan bantuan untuk barang medis habis pakainya.

"Untuk tenaganya kami disuruh menangani sendiri. Jadi sementara PKG masih dilakukan di fasilitas kesehatan primer milik pemerintah," tuturnya.

Cahya berharap masyarakat mau datang untuk memeriksakan diri. Sehingga, fasilitas PKG ini bisa dimanfaatkan secara maksimal.

"Kadang periksa saja takut atau tidak mau. Khawatir ketahuan penyakitnya. Ini jadi kendala juga," lontarnya.

 

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan, PKG ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan. Sehingga, kualitas hidup masyarakat bisa meningkat. "Harapannya juga dapat meningkatkan kesadaran akan penting gaya hidup sehat," ucapnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#2025 #Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo #PKG #fasilitas kesehatan #target #Pemeriksaan kesehatan Gratis #Kabupaten Sleman #Dinas Kesehatan Sleman #masyarakat