SLEMAN - Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII memberikan kesempatan bagi 73 siswa SMA/SMK dari seluruh Indonesia untuk mengenal lebih dalam dunia konstruksi. Para pelajar mengikuti kompetisi Youth Designer & Constructor Festival dengan fokus pada desain dan konstruksi jembatan rangka.
Kompetisi tersebut diharapkan bisa memperkenalkan dunia konstruksi kepada peserta melalui pengalaman praktis mendesain prototipe jembatan. Sekaligus memberikan wawasan tentang jurusan-jurusan di FTSP UII.
Ketua Panitia Youth Designer & Constructor Festival Stefy Prasasti Anggraini mengatakan kegiatan berlangsung di Hall FTSP UII, Gedung Moh. Natsir, pada Selasa (12/11/2024). Pesertanya siswa-siswi SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah se-Nusantara.
"Melalui kompetisi, generasi muda memiliki gambaran tentang kontruksi dan pengalaman belajar di FTSP UII," kata Stefy Prasasti Anggraini.
Dia menjelaskan kompetisi dibagi menjadi dua tahap. Pertama dimulai pada 11 Oktober hingga 3 November 2024 dengan pengumpulan konsep desain. Dilanjutkan dengan pembuatan prototipe jembatan struktur rangka.
"Sebanyak 23 tim lolos ke tahap kedua," ujarnya.
Diantara sekolah lolosntahap dua yakni SMK Negeri 2 Klaten, SMK Negeri 2 Yogyakarta, SMA Negeri 8 Yogyakarta, dan SMA Negeri 7 Yogyakarta. Total peserta yang terlibat dalam kompetisi mencapai 73 orang, terbagi dalam kelompok terdiri dari 3 hingga 5 orang per tim.
"Penilaian lomba dilakukan berdasarkan empat aspek utama," jelasnya.
Pertama keberhasilan desain jembatan dalam menahan beban yang ditentukan, kreativitas desain, cara mempresentasikan hasil karya, dan kekompakan tim dalam bekerja sama.
Kegiatan kompetisi diharapkan dapat menjadi gerbang awal untuk menggugah minat mereka dalam bidang teknik dan konstruksi.
Baca Juga: Trading Crypto Jadi Lebih Mudah, Berikut Daftar 5 Situs Trading Resmi dan Terbaik di Indonesia
"Bukan hanya memberi pengetahuan baru, tetapi sekaligus menginspirasi pelajar dalam mengejar karir di bidang teknik dan konstruksi," ucapnya.
Sementara itu Wakil Kepala Kesiswaan SMAN 8 Jogja Nugroho mengaku memberikan support penuh setiap kegiatan positif siswa, sepanjang tidak menggangu tugas utama belajar di sekolah.
"Kami selalu mendukung kegiatan yang dapat mengembangkan minat dan bakat siswa, seperti kompetisi ini," kata Nugroho. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin